Enciety Business Consult melakukan riset pendalaman terkait Quality of Service (QoS) provider fixed broadband melalui Direct Observation di 8 (delapan) kota di Indonesia. Riset dilakukan di Medan, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar, Balikpapan, dan Makassar. Berikut hasil risetnya.
Berdasarkan rata-rata throughput performance Hasil riset menunjukkan IndiHome menjadi provider dengan rata-rata throughput performance atau kecepatan download paling baik. Riset yang dilakukan pada 9 provider, mencakup IndiHome, Biznet, CBN, First Media, Iconnet, MNC Play, MyRepublic, Oxygen, dan XL Home ini bertujuan untuk melakukan validasi dengan membandingkan realisasi performa download speed yang dirasakan pelanggan. “Dari pengamatan, ditemukan provider dengan rata-rata throughput performance paling baik yakni IndiHome 102 persen, diikuti MyRepublic 96 persen, CBN 84 persen, Oxygen 82 persen, dan Firstmedia 80 persen. Biznet menempati urutan terakhir dari dalam rata-rata throughput performance yakni 33 persen,” kata Don Rozano, Direktur Enciety Business Consult, dalam siaran pers Selasa (22/2/2022).
Direktur Enciety Business Consult, Don Rozano menjelaskan download dan upload speed bukan satu-satunya ukuran. Ukuran lain yang lazim digunakan adalah latensi atau waktu yang dibutuhkan untuk mengirimkan suatu data sampai ke tujuan, yang diukur dalam satuan milisecond (ms)
Berdasarkan kecepatan download Don mengatakan, di Jakarta, kecepatan download tertinggi dipimpin oleh Paket 85 Mbps Biznet, dengan rata-rata kecepatan download sebesar 30,2 Mbps dengan throughput 36 persen. Diikuti oleh paket 50 Mbps dari MyRepublic dengan rata-rata kecepatan download 44,2 Mbps dengan throughput 88 persen. “Sementara itu, untuk IndiHome dominan pelanggan masih berlangganan paket 20 Mbps ke bawah, pelanggan mendapatkan rata-rata kecepatan download 20,6 Mbps dengan throughput 103 persen,” ujar Don.
Angka latency ideal tentunya sedekat mungkin menuju nol, lebih kecil angkanya, lebih baik. “Latency familiar bagi para game-enthusiast dan para atlet e-sport, karena mendukung skenario gaming kompetitif mereka. Latency ini juga berpengaruh dalam pengalaman pelanggan menggunakan aplikasi interaktif lainnya, contohnya video conference seperti Zoom, Cloudx, Google Meet dan sebagainya,” tambah dia. Berdasarkan hasil riset Enciety, tiga provider menempati peringkat latency terbaik di 2.0 ms yakni IndiHome, MNC Play, dan MyRepublic. Sementara itu, Biznet dan Oxygen memiliki peringkat latency 3.0 ms, Iconnet dan XL Home 4.0 ms, First Media 13.0 ms, dan CBN 15.0 ms.
Untuk merasakan pengalaman main game yang tanpa nge-lag dengan kualitas gambar memanjakan mata, tentunya tak hanya koneksinya yang ngebut tetapi juga latensi yang rendah.
Beberapa game berat yang kompetitif, seperti Mobile Legends, Free Fire, Dota 2, PUBG, Fortnite, Call of Duty, ataupun Point Blank harus didukung dengan latensi seminimal mungkin.
Bagi para game-enthusiast dan para atlet eSport, latensi ini sangat diperlukan guna mendukung skenario gaming kompetitif mereka. Tidak hanya dalam skenario gaming, latensi ini juga berpengaruh dalam pengalaman pelanggan menggunakan aplikasi interaktif lainnya, contohnya video conference seperti Zoom, Cloudx, Google Meet dan sebagainya.
Baru-baru ini Enciety Business Consult mengeluarkan riset pendalaman terkait Quality of Service (QoS) provider fixed broadband melalui Direct Observation di 8 kota di Indonesia, yakni Medan, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar, Balikpapan, dan Makassar.
Salah satu hasil risetnya ditemukan bahwa tiga provider menempati peringkat latensi terbaik. Yaitu IndiHome dengan latensi 2,0 ms, MNC Play, dan MyRepublic. Urutan berikutnya ditempati Biznet (3,0 ms), Oxygen (3,0 ms), Iconnet (4,0 ms), XL Home (4,0 ms), First Media (13,0 ms), dan CBN (15,0 ms).
Selain latensi, Enciety juga melakukan validasi dengan membandingkan realisasi performa download speed yang dirasakan pelanggan dengan kecepatan download yang dijanjikan provider (%-throughput performance). Direct observation dilakukan pada 9 provider, yakni IndiHome, Biznet, CBN, First Media, Iconnet, MNC Play, MyRepublic, Oxygen, dan XL Home.
Hasilnya, ditemukan 5 (lima) provider dengan rata-rata throughput performance paling baik yakni IndiHome (102%), diikuti MyRepublic (96%), CBN (84%), Oxygen (82%), dan Firstmedia (80%). Biznet menempati urutan terakhir dari dalam rata-rata throughput performance yakni 33%.
Sedangkan di Jakarta, berdasarkan direct observation yang dirilis Enciety awal Februari 2022 lalu, dari segi kecepatan download, Paket 85 Mbps Biznet, pelanggan mendapatkan rata-rata kecepatan download sebesar 30,2 Mbps dengan throughput 36%.
Diikuti paket 50 Mbps MyRepublic pelanggan mendapatkan rata-rata kecepatan download 44,2 Mbps dengan throughput 88%. Sedangkan untuk IndiHome, dominan pelanggan masih berlangganan paket 20 Mbps ke bawah, pelanggan mendapatkan rata-rata kecepatan download 20,6 Mbps dengan throughput 103%.
Internet sebagai kebutuhan Riset ini juga dilatarbelakangi oleh kembalinya aktivitas dan pekerjaan dari rumah akibat pemberlakuan kebijakan PPKM atas penyebaran Covid-19 varian Omicron akhir-akhir ini. Internet menjadi kebutuhan yang tak terhindarkan untuk menjembatani aktivitas-aktivitas pelanggan agar tetap berjalan. Di sisi lain, semakin tinggi kebutuhan internet bagi keluarga, semakin tinggi pula provider fixed broadband menggencarkan promosi dengan penawaran paket-paket super murah yang kerap kali menggoda pelanggan untuk berlangganan dengan beragam pilihan provider terbaik. “Oleh karena itu, pelanggan harus cerdas dalam memilih provider. Jangan terkecoh oleh iming-iming promo murah, tapi layanannya tidak seperti yang diharapkan. Itu sebabnya, dibutuhkan pengetahuan agar tidak kecewa di kemudian hari. Semisal terkait kecepatan download yang diperoleh, bisa lebih rendah dibandingkan paket yang dipilih saat berlangganan,” ujar Don.”Sudah saatnya pelanggan lebih peka dan peduli atas pilihan paket internet yang sesuai dengan pilihannya. Jangan sampai, pengalaman menggunakan internet tidak sesuai dengan penawaran yang dijanjikan oleh provider,” jelas Don.
sumber :
1. https://uma.ac.id
2. https://money.kompas.com/read/2022/02/23/105440926/daftar-5-provider-internet-dengan-kecepatan-download-terbaik?page=all
3. https://inet.detik.com/telecommunication/d-5977732/ini-dia-provider-kabel-internet-terbaik-buat-main-game
