Saat ini perusahaan merekrut karyawan tidak hanya mempertimbangkan hard skill tetapi juga soft skill. Bila hard skill lebih merujuk kepada kemampuan untuk melakukan tugas tertentu, maka soft skill adalah tentang atribut dan ciri kepribadian seseorang yang memengaruhi hubungan di tempat kerja. Kompetensi (Soft Skill) juga merupakan kombinasi antara ketrampilan (skill), atribut personal, dan pengetahuan (knowledge) yang tercermin melalui perilaku kinerja (job behavior) yang dapat diamati, diukur dan dievaluasi.
Lantas apa saja contoh soft skill yang dapat bermanfaat bagi perkembangan karier tersebut? Simak penjelasannya lebih lanjut.
Inisiatif
Kecakapan untuk menjalankan inisiatif perbaikan mutu kerja tanpa harus diperintah; bersikap proaktif dan memiliki self-motivation yang tinggi untuk menuntaskan pekerjaan; serta cakap dalam mengajukan usulan/masukan untuk peningkatan mutu kerja.
Leadership
Kecakapan untuk menetapkan dan mengkomunikasikan sasaran kerja tim, mengelola dan membagi sumber daya tim secara efektif; serta melakukan monitoring dan arahan agar sasaran kinerja tim dapat tercapai secara optimal. Cakap dalam memberikan motivasi dan membina kemampuan anggota tim menuju level kompetensi yang makin unggul. Biasanya orang yang memiliki bakat kepemimpian yang alami mampu memberikan inspirasi, memengaruhi orang lain dan menggerakkan seseorang atau tim menuju kesuksesan bersama. Bersamaan dengan sikap itu pula, tentunya kamu juga harus memiliki sikap percaya diri.
Orientasi pada Kualitas Kerja Prima
Kecakapan untuk mengerjakan tugas dengan tuntas, tepat waktu dan dengan mutu hasil pekerjaan yang prima atau sesuai, bahkan diatas standar mutu yang telah ditetapkan. Pengusaha banyak mencari kandidat dengan etos kerja yang kuat. Biasaya kandidat seperti ini mereka akan fokus, bekerja tepat waktu, teratur dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan tenggat yang ada. Mereka mampu mengatur waktu mereka dengan baik untuk bekerja secara menyeluruh. Meskipun mereka bekerja secara mandiri atau mengikuti instruksi yang diberikan.
Kemampuan Memecahkan Masalah
Kecakapan untuk menganalisa masalah, mengidentifikasi sumber penyebab masalah dan hubungan antar berbagai faktor masalah; dan kemudian merumuskan alternatif solusi yang relevan dan aplicable. Mengolah berbagai macam data dan hipotesa untuk memberikan informasi yang bermanfaat untuk kemajuan perusahaan. Kamu juga harus tahu bila berpikir kritis ini juga tidak dapat berdiri sendiri, tanpa adanya daya nalar yang tajam dan rasa penasaran yang cukup besar.
Perencanaan Kerja
Kecakapan untuk menyusun perencanaan kerja secara sistematis dan terjadwal dengan baik; melakukan alokasi sumber daya berdasarkan hasil perencanaan; serta melakukan monitoring untuk memastikan rencana kerja dapat berjalan dengan efektif.
Kerjasama
Kecakapan untuk melakukan koordinasi dan komunikasi dengan berbagai pihak yang terkait; merumuskan tujuan bersama dan berbagi tugas untuk mencapai sasaran kerja yang telah ditetapkan; serta saling menghargai pendapat dan masukan guna peningkatan kinerja tim. Persis seperti kemampuan kepemimpinan, contoh kemampuan profesional ini juga membutuhkan kepercayaan dari tim satu sama lain. Beberapa sikap penunjang lainnya adalah dapat bekerja sama, mau menerima ide dan saran dari orang lain.
Negotiation Skills
Kecakapan untuk merumuskan dan mengkomunikasikan tawaran kebutuhan perusahaan kepada mitra negosiasi; melakukan persuasi disertai dengan data dan argumen yang solid agar kepentingan perusahaan dapat dipenuhi oleh mitra negosiasi; serta mampu membangun hubungan bisnis yang win-win. Bahkan dengan kemampuan tersebut kamu berpotensi menjadi pemimpin. Negosiator yang baik berarti tau bagaimana menjadi persuasif dan menggunakan pengaruh dengan tepat, sambil mencari solusi yang akan menguntungkan semua pihak.
Learning Skills
Kecakapan untuk melakukan proses pembelajaran aktif baik secara mandiri ataupun berkelompok; menunjukkan minat yang memadai untuk terus mengembangkan ketrampilan diri; dan proaktif dalam melakukan sharing knowledge diantara sesama karyawan.
Mentoring and Developing Others
Kecakapan untuk merumuskan agenda pengembangan untuk para anggota (anak buah); melakukan pembinaan dan monitoring untuk melihat peningkatan ketrampilan anggota; dan mampu memberikan masukan/saran yang konstruktif untuk pengembangan kompetensi anggota.
Communication Skills
Kecakapan untuk mengutarakan pikirannya (baik secara lisan ataupu tertulis) dalam bahasa yang sistematis, jelas dan mudah dipahami oleh mitra bicara. Mampu menerima dan merespon pembicaraan dari pihak lain dengan baik. Kamu perlu menjalin dan menjaga komunikasi dengan tim, klien hingga partner bisnis kamu. Kemampuan komunikasi juga diperlukan saat kamu membuat presentasi di hadapan atasan atau klien. Tanpa soft skill komunikasi yang baik, tentu pesan yang kamu utarakan tidak akan tersampaikan dengan baik pula kepada mereka. Sepaket dengan kemampuan komunikasi tersebut, kamu juga harus bisa menjadi pendengar yang baik.
Dengan memahami pesan yang disampaikan lawan bicaramu, kamu bisa memberikan respon yang tepat
Integritas
Integritas sendiri adalah sekumpulan nilai yang membuat kamu bisa diandalkan, bisa dipercaya, jujur, sehingga bisa melakukan hal yang benar dalam setiap situasi. Beberapa alasan pentingnya integritas di tempat kerja adalah bisa menciptakan lingkungan kerja yang positif. Sehingga membuat karyawan ingin berkontribusi bagi kesuksesan perusahaan. Selain itu, sikap ini juga bisa memotivasi karyawan, menumbuhkan empati dan simpati dalam kehidupan pekerjaan.
Kreatif
Tahukah kamu bahwa sikap kreatif menjadi salah satu skill yang banyak dicari oleh perusahaan pada 2020? Pasalnya sekarang ini banyak robot yang perlahan menggeser profesi manusia. Oleh karena itu, kamu memerlukan soft skill kreativitasf ini.Dengan memiliki kreativitas kamu dapat membuat dan menerapkan ide-ide baru yang membuat perusahaan dapat berkembang.
Emotional intelligence
Skill ini menjadi salah satu contoh soft skill yang paling dicari perusahan saat ini. Pasalnya, karyawan dengan emotional intelligence dianggap memiliki produktifitas kerja yang tinggi dan mampu berkontribusi pada perusahaan karena mereka selalu memiliki kesadaran untuk bekerja keras, terbuka pada kitik, serta selalu berusaha memperbaiki diri.
Mampu beradaptasi dengan baik dan fleksibel
Fleksibilitas adalah salah satu contoh soft skill yang penting. Hal ini karena sifat tersebut menunjukkan kemampuan dan kemauan untuk menerima tugas dan tantangan baru yang diberikan dengan tenang. Karyawan yang fleksibel bersedia membantu saat dibutuhkan, bertanggung jawab, dan dapat beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan. Perekrut biasanya mencari kandidat yang menunjukkan kemauan, optimis dan tidak terpengaruh oleh perubahan.
sumber :
1. https://uma.ac.id
2. https://manajemensdm.net/10-kompetensi-soft-skill-yang-harus-dimiliki-seorang-leader/
3. https://www.ekrut.com/media/contoh-soft-skill
