Dilema Kebutuhan Akan Penggunaan Teknologi Namun Berdampak Pada Pemanasan Global

Perubahan iklim mengacu pada perubahan suhu dan pola cuaca dalam jangka panjang. Pergeseran ini mungkin bersifat alami, tetapi sejak periode 1800-an, aktivitas manusia telah menjadi pendorong utama perubahan iklim, terutama dengan pembakaran bahan bakar fosil (seperti batu bara, minyak, dan gas) yang menghasilkan gas yang memerangkap panas.

Setelah kamu memahami pengertian pemanasan global dan faktor-faktor penyebabnya, mari kita belajar lebih lanjut mengenai apa dampak yang kita rasakan akibat terjadinya pemanasan global. Dampak dari pemanasan global tidak hanya dirasakan oleh penduduk di suatu negara saja tetapi manusia dan makhluk hidup lain di seluruh dunia. Dampak – dampak yang ditimbulkan dari pemanasan global antara lain:

 

Perubahan iklim tidak stabil

Akibat udara yang panas menyebabkan siklus perubahan angin juga berubah sehingga pola curah hujan pun berubah dan tidak terprediksi. Air tanah akan lebih cepat menguap sehingga di beberapa daerah menjadi lebih kering dan kekurangan sumber air. Tetapi di beberapa daerah yang lainnya curah hujan akan meningkat dan badai akan sering terjadi. Pola curah hujan yang berubah ini berpengaruh pada hasil panen petani yang menjadi berkurang sehingga mengakibatkan harga pangan semakin mahal. Selain itu, perubahan iklim juga menyebabkan udara semakin kotor. Udara yang kotor menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan bakteri atau virus semakin cepat sehingga akan menimbulkan berbagai penyakit. seperti Perubahan Iklim yang tidak stabil menyebabkan terjadinya peningkatan curah hujan di daerah Gurun

 

Permukaan air laut meningkat

Pemanasan global menyebabkan es yang berada di kutub utara sedikit demi sedikit semakin mencair. Jika kenaikan permukaan air laut semakin tinggi maka wilayah atau negara yang letaknya lebih rendah akan tenggelam.

 

Menurunnya persediaan air dan Terjadi kekeringan

Persediaan air tanah juga semakin menipis akibat pemanasan global. Curah hujan yang menurun akan menyebabkan air tanah juga menurun kualitasnya. Banyak hutan yang ditebang untuk lahan pertanian dan perumahan mengakibatkan persediaan air semakin menurun

 

Terjadi banjir

Perubahan cuaca dapat mengakibatkan curah hujan di beberapa negara semakin tinggi sehingga bisa menimbulkan banjir.

 

Mencairnya es di kutub utara dan kutub selatan

Dari hasil penelitian, peningkatan suhu di kedua kutub tersebut sudah tiga kali. Beberapa negara seperti Belanda, Singapura dan negara Eropa lainnya saat ini sedang membangun atau melebarkan wilayah negara dengan membuat bendungan dan pasir di pantai agar tidak terkena dampak pemanasan global yaitu naiknya permukaan air laut seperti Es Kutub yang mencair

 

Kabut asap atau smog meningkat

Kabut asap beresiko terhadap terjadinya gelombang panas. Saat ini kendaraan bermotor banyak sekali, namun jumlah hutan semakin tahun semakin menurun sehingga jumlah gas karbon monoksida dan kabut asap juga meningkat. Kabut asap juga beresiko menyebabkan terjadinya gangguan saluran pernapasan.

 

Jumlah fauna di hutan semakin berkurang

Efek pemanasan global mengakibatkan jumlah hewan semakin berkurang karena tidak bisa bertahan dengan cuaca dan tumbuh-tumbuhan sebagai makanannya juga semakin berkurang. Akibatnya, beberapa hewan yang tidak mampu beradaptasi akan punah. Kepunahan spesies organisme akan mengurangi keanekaragaman hayati. Jika banyak organisme yang punah, ekosistem menjadi tidak stabil. Misalnya Spesies Orang Utan yang hampir punah

 

 

Sumber :

  • https://www.uma.ac.id/
  • https://sumber.belajar.kemdikbud.go.id/repos/FileUpload/Pemanasan%20Global-ns/Topik-2.html

Tinggalkan Balasan