Langkah Efektif Pencegahan Asma agar Tidak Kambuh

Asma merupakan salah satu penyakit yang sifatnya kambuhan. Sayangnya, penyakit ini tak bisa sembuh total karena disebut-sebut penyebabnya adalah genetik. Akan tetapi, masih ada cara untuk mencegah asma sehingga gejalanya tidak gampang kumat sewaktu-waktu. Berikut adalah beberapa tips dasar pencegahan asma yang bisa Anda lakukan.

Cara pencegahan penyakit asma yang utama

Gejala asma dapat muncul kapan pun dan di mana pun tanpa Anda duga.

Dikutip dari National Health Service, hal ini dikarenakan adanya pembengkakan atau peradangan pada saluran udara yang disebabkan oleh faktor pemicu tertentu.

Langkah pencegahan yang tepat dapat membantu meminimalisir peluang kambuhnya penyakit asma di kemudian hari. Hal ini juga dapat meringankan gejala yang mungkin muncul ketika asma menyerang.

 

Beberapa langkah pencegahan asma yang dapat Anda lakukan antara lain berikut.

1. Hindari pemicunya

Jika sudah resmi didiagnosis penyakit asma, penting untuk Anda mengetahui hal spesifik apa yang dapat memicu serangan. Ini merupakan langkah awal yang baik untuk pencegahan penyakit asma.

Ada banyak sekali faktor penyebab asma, tetapi yang paling umum meliputi hal berikut.

  • Debu, kecoa, bulu binatang, serbuk sari dari pohon, rumput, dan bunga.
  • Alergi terhadap makanan tertentu.
  • Asap rokok, asap pembakaran sampah, dan polusi udara.
  • Bahan kimia dalam produk rumah tangga dan kosmetik.
  • Perubahan cuaca atau iklim yang ekstrem.
  • Wewangian dalam parfum atau produk lainnya.
  • Obat-obatan tertentu, seperti antinyeri (aspirin atau ibuprofen) dan nonselektif beta-blocker untuk penyakit jantung.
  • Riwayat penyakit tertentu, seperti GERD.
  • Infeksi virus pernapasan bagian atas, seperti pilek influenza dan infeksi sinus.
  • Aktivitas fisik, termasuk olahraga.
  • Stres dan kecemasan berlebihan.
  • Bernyanyi, tertawa, atau menangis yang terlalu berlebihan.

Asma yang dipicu alergi sering kali membuat bingung apa penyebab pastinya. Maka jika Anda punya asma dan curiga memiliki alergi, konsultasikan ke dokter.

Dokter dapat menjalankan tes alergi untuk menemukan alergen sehingga dapat dilakukan sebagai upaya pencegahan penyakit asma.

 

2. Menggunakan pengobatan pencegah penyakit asma

Pengobatan penyakit asma terbagi dalam dua cara kerja, satu untuk mengendalikan gejala saat penyakit kambuh dan satu untuk mencegah kemunculan serangan saat gejala awalnya mulai terasa.

Menggunakan obat asma sebagai langkah pencegahan dapat dilakukan dengan cara dihirup, diminum, atau disuntik.

Beberapa obat asma yang paling umum adalah kortikosteroid serta bronkodilator.

Konsultasi lebih lanjut ke dokter terkait cara penggunaan obat-obatan untuk mencegah asma yang sesuai kebutuhan Anda.

 

3. Bawa obat ke mana pun Anda pergi

Jika penyakit asma yang diderita gampang kambuh, jangan sampai lupa membawa obat pereda gejalanya ke mana pun, termasuk saat Anda pergi ke dokter untuk cek kondisi rutin.

Ini menjadi langkah dasar pencegahan memburuknya serangan asma.

Setiap kali akan keluar rumah, pastikan obat asma, setidaknya inhaler, sudah dimasukkan ke dalam tas. Jika bentuknya obat minum, simpan sediaan dosisnya dalam tempat obat transparan.

Taruh di tempat dalam tas yang mudah terlihat dan cepat dijangkau sebagai jika sewaktu-waktu gejala penyakit asma kambuh.

 

4. Pakai pelembap udara (humidifer)

Tidak banyak orang yang menyadari bahwa terpaan AC justru dapat memicu kambuhnya gejala asma.

Pasalnya, angin yang keluar dari AC cenderung dingin dan kering sehingga dapat mengiritasi saluran napas dan memicu produksi lendir berlebih.

Sebaiknya, pasanglah mesin pelembap udara (humidifier) di dalam ruangan. Udara lembap dapat menjadi salah satu cara mencegah saluran napas teriritasi, sehingga risiko serangan penyakit asma dapat berkurang.

Namun, hati-hati. Pastikan Anda jangan sampai lupa membersihkan alat ini sebelum dan setiap kali habis memakainya.

Bila dibiarkan kotor, humidifier justru jadi sarang kuman dan jamur yang dapat memicu kekambuhan gejala.

Baca petunjuk pemakaian yang tertera pada bungkus kemasan dengan teliti. Jangan malu untuk bertanya pada penjual bagimana cara merawat dan membersihkan humidifier yang benar.

 

5. Berolahraga dengan tepat dan tidak berlebihan

Memang, salah satu penyebab dari asma adalah beraktivitas berat, termasuk olahraga.

Namun, ini bukan berarti Anda harus putus asa dan menghindari olahraga sama sekali demi mencegah asma. Justru, dengan melakukan olahraga yang tepat akan bermanfaat untuk kondisi asma yang Anda derita.

Salah satu cara mencegah kambuhnya asma ketika berolahraga, pastikan Anda memilih jenis olahraga yang sesuai.

Jangan sampai olahraga Anda memicu asma kumat. Anda bisa memilih berenang, jalan kaki, atau yoga.

Sebagai langkah pencegahan, orang dengan asma sebaiknya menghindari segala jenis olahraga dengan intensitas tinggi.

Aktivitas fisik yang mengharuskan tubuh bergerak cepat dalam waktu lama dapat memberi tekanan berlebih pada paru-paru yang pada akhirnya memicu sejumlah gejala asma.

Berikut sejumlah olahraga yang sebaiknya dihindari untuk mencegah asma:

  • sepak bola,
  • bola basket,
  • lari jarak jauh, dan
  • ice skating.

 

6. Pakai masker mulut

Kualitas yang semakin memburuk nyatanya membuat setiap orang berisiko mengalami berbagai penyakit pernapasan. Apalagi jika Anda sudah memiliki asma.

Maka itu, memakai masker mulut saat beraktivitas di luar ruangan menjadi salah satu upaya pencegahan kambuhnya penyakit asma yang patut diterapkan.

Lindungi diri Anda dengan memakai masker mulut termasuk saat bermotor atau menggunakan transportasi umum.

Penggunaan masker dapat menghalau debu polusi, udara kotor, dan berbagai benda asing lainnya agar tidak terhirup oleh hidung.

Bukan hanya asma, cara ini juga efektif untuk mencegah berbagai infeksi yang ditularkan melalui udara.

 

7. Imunoterapi

American College of Allergy, Asthma, and Immunology mengungkapkan bahwa imunoterapi efektif sebagai pencegahan penyakit asma yang dicetuskan oleh alergi.

Immunoterapi merupakan pengobatan alergi yang berfungsi untuk meningkatkan atau menekan sistem imun. Dengan imunoterapi, lambat laun, pasien tidak akan terlalu sensitif lagi ketika terpapar alergen

Metode pengobatan ini biasanya dilakukan di bawah pengawasan dokter yang memang memiliki spesialisasi di bidang alergi dan imunologi.

Namun, sebelum memulai terapi ini, dokter harus tahu dulu alergen apa yang memicu asma Anda.

Setelah mengetahui jenis alergen spesifiknya, dokter akan menyuntikan obat khusus ke pembuluh darah Anda.

Untuk beberapa bulan pertama, suntikan akan diberikan biasanya sekali dalam seminggu. Terkadang, dapat juga hanya diberikan sekali dalam sebulan.

Hal ini dapat berlangsung selama beberapa tahun hingga sistem imun menjadi lebih peka terhadap alergen.

 

8. Atur pola makan

Memiliki riwayat GERD atau maag? Hati-hati, keduanya dapat memicu kambuhnya gejala asma jika tidak dikendalikan dengan baik.

Bila Anda punya riwayat penyakit asam lambung, langkah pencegahan penyakit asma terbaiknya adalah dengan mengatur pola makan.

Mulai sekarang, makanan yang berlemak dan digoreng sebaiknya Anda masukkan dalam pantangan untuk mencegah kambuhnya asma.

Hindari pula makanan yang terlalu asam dan pedas karena keduanya dapat memicu asam lambung naik. Ganti dengan memperbanyak makan buah dan sayuran segar.

Jika Anda mampu mengendalikan gejala asam lambung, risiko asma kambuh pun dapat dikurangi. Maka itu, jangan ragu untuk menjauhi pantangan makanan di atas guna mencegah penyakit asma ini, ya.

 

9. Sering cek fungsi paru

Selain dengan obat pencegah, Anda juga harus memantau kondisi paru-paru Anda secara teratur menggunakan peak flow meter. Alat ini efektif sebagai salah satu tindakan pencegahan kambuhnya penyakit asma.

Cara menggunakan peak flow meter terbilang mudah. Anda cukup memasukkan ujung alat ke dalam mulut dan tarik napas dalam-dalam.

Setelahnya embuskan napas secepat dan sekuat Anda bisa ke dalam rongga alat tersebut.

Lihat posisi angka yang tertera pada peak flow meter. Bila angka yang keluar dari peak flow meter tinggi, fungsi pernapasan Anda baik.

Sebaliknya, bila angkanya rendah, artinya ada risiko asma rentan kambuh karena kerja paru-paru Anda tidak bekerja sebaik yang diperkirakan.

 

10. Biasakan bernapas lewat hidung

Saat melakukan aktivitas berat atau olahraga, mungkin tanpa sadar membuat Anda menarik dan buang napas lewat mulut. Namun, ternyata cara ini bisa memicu asma kambuh.

Mulut tidak memiliki rambut dan rongga sinus seperti hidung yang dapat melembapkan udara yang masuk.

Udara kering dan dingin yang masuk ke paru akan memicu penyempitan saluran napas sehingga Anda sulit bernapas dengan baik.

Ketika membiasakan bernapas melalui hidung, Anda akan menjaga udara yang terhirup tetap hangat dan lembap. Cara ini juga merupakan tindakan pencegahan untuk penyakit asma.

 

11. Bersihkan tempat tidur secara rutin

Kasur, bantal, guling, hingga selimut merupakan tempat-tempat persembunyian favorit bagi tungau untuk berkembang biak.

Saking kecilnya, Anda mungkin tidak sadar bahwa selama ini asma Anda sering kambuh karena menghirup tungau debu saat tidur.

Gunakan vakum dengan filter HEPA (high efficiency particulate air) untuk menghilangkan semua polutan udara kecil, mulai dari tungau, debu, serbuk sari, dan bulu hewan peliharaan yang menempel di kasur.

Terlebih, sel kulit mati hewan berukuran sangat kecil dan mudah beterbangan, sehingga hanya bisa disaring menggunakan filter HEPA.

 

12. Cuci bantal guling dengan air panas

Setelah rutin membersihkan tempat tidur, para ahli juga menganjurkan Anda untuk rutin mencuci dan mengganti seprai, bantal, guling, dan selimut setidaknya 1-2 minggu sekali.

Semua perlengkapan tidur ini harus dicuci menggunakan air panas supaya lebih efektif membunuh tungau debu dan mencegahnya datang lagi.

Cara ini mampu membuat Anda tidur lebih nyenyak dan terhindar dari serangan asma, terutama di malam hari.

 

13. Pakai bantal tinggi

Bila Anda juga sedang terkena flu atau sinusitis, tidur dengan posisi kepala yang datar dapat menumpuk lendir atau dahak di sekitar hidung dan tenggorokan (post nasal drip).

Hal ini dapat menghalangi aliran udara di saluran pernapasan dan memicu asma di malam hari.

Efek yang sama juga bisa dirasakan jika Anda punya penyakit maag. Tidur berbaring dalam kondisi datar memungkinkan asam lambung semakin naik ke tenggorokan.

Sebagai solusinya, gunakan bantal tinggi untuk membantu mencegah lendir menumpuk dan asam lambung naik.

 

14. Peka terhadap perubahan cuaca

Cuaca juga bisa jadi salah satu pemicu asma. Biasanya, cuaca akan menjadi tantangan besar bagi penderita asma ketika hendak berlibur. Namun, bukan berarti Anda tidak bisa liburan dengan tenang.

Salah satu pencegahan asma yang bisa Anda lakukan ketika merencanakan liburan adalah mengetahui kondisi cuaca di daerah tujuan Anda.

Asma umumnya mudah kambuh pada cuaca dingin. Pastikan Anda memilih waktu yang tepat.

Para penderita asma pun harus berhati-hati terhadap perubahan suhu dratis, dari panas ke dingin. Jadi, Anda wajib untuk mengenakan atau membawa pakaian yang hangat.

Hal ini juga berfungsi untuk mengurangi efek udara dingin dan gejala asma yang kambuh.

Anda juga bisa mencoba vaksin flu sebelum pergi berlibur sebagai upaya pencegahan asma.

Mengapa melakukan suntik flu? Ini karena asma bisa kambuh akibat virus yang masuk ke saluran pernapasan, dan biasanya disebabkan virus influenza.

 

15. Mengelola stres dengan baik

Salah satu upaya pencegahan penyakit asma yang tidak kalah penting adalah berusaha untuk tidak membebani pikiran Anda dengan stres.

Untuk beberapa orang, memang tidaklah mudah hidup dengan asma. Mengetahui bahwa penyakit ini tidak dapat disembuhkan bisa memberikan perasaan tidak keruan, frustrasi, marah, dan sedih.

Tidak hanya itu, pola tidur yang terganggu akibat asma kambuh di malam hari juga dapat memicu stres.

Maka itu, Anda bisa coba mengatasi stres karena asma dengan bergabung di komunitas asma untuk berbagi pengalaman dengan orang lainnya yang juga mengalami penyakit kronis ini.

Konseling secara individual dengan psikolog juga dapat membantu.

Lakukan relaksasi dan meditasi untuk fokus terhadap saat ini, karena teknik relaksasi juga dapat membantu mencegah serangan penyakit asma.

Anda juga bisa mencoba menulis jurnal untuk menuangkan segala beban pikiran yang menumpuk di dalam kepala.

 

Mencegah kambuh dengan rencana aksi asma

Membuat rencana aksi asma tidak kalah penting sebagai upaya pencegahan sekaligus pengendalian asma.

Rencana aksi asma bertujuan agar kondisi ini tidak mengganggu aktivitas Anda sehari-hari serta menghindari terjadinya komplikasi asma.

Pengidap asma kronis harus memiliki catatan khusus berisi detail rencana aksi asma yang mudah dijangkau.

Di dalamnya berisi sejumlah informasi dasar terkait daftar pemicu gejala, dosis obat-obatan yang dipakai (serta kapan dan bagaimana penggunaannya), hingga instruksi pertolongan pertama untuk mengatasi serangan asma.

Anda juga harus menyertakan nomor telepon darurat, seperti wali/anggota keluarga terdekat, nomor telepon dokter, nomor ambulans, hingga IGD rumah sakit.

 

Sumber :

Perbedaan Antara Pneumonia dan Asma

Pneumonia merupakan suatu infeksi pada jaringan paru yaitu kantong udara (alveolus) paru. Pada pneumonia, terjadi pengumpulan cairan dan sel-sel mati di dalam kantong udara yang menyebabkan kantong udara menjadi padat.
Asma merupakan suatu reaksi alergi pada saluran napas akibat berbagai faktor lingkungan. Pada asma, terjadi reaksi berlebihan terhadap suatu hal yang sebenarnya tidak berbahaya, baik yang terdapat di dalam maupun di luar tubuh. Jadi asma merupakan suatu reaksi alergi yang menyebabkan penyumbatan hebat jalan napas, sehingga terjadi penurunan suplai oksigen ke dalam paru-paru dan seluruh tubuh.
Perbedaan Penyebab
Penyebab pneumonia adalah berbagai jenis virus, bakteri, atau jamur. Penularan biasanya terjadi melalui proses aspirasi, yaitu secara tidak sengaja menelan cairan penderita pneumonia. Orang yang mengalami kelumpuhan seringkali mengalami pneumonia.
Asma disebabkan oleh reaksi alergi terhadap berbagai hal seperti debu, bulu binatang, serbuk sari, udara dingin, cat, wewangian kuat, plastik, logam, kayu, dan sebagainya. Selain itu, beberapa jenis makanan juga dapat menyebabkan reaksi alergi, seperti tiram, susu, kacang, kerang, dan sebagainya. Selain reaksi alergi, berolahraga juga dapat menyebabkan terjadinya serangan asma pada beberapa orang.

Penyebab asma belum diketahui secara jelas, tetapi biasanya penyakit ini diturunkan dari orang tua ke anak-anaknya. Selain itu, keadaan lingkungan sekitar juga bisa menjadi faktor risikonya.

Asma erat kaitannya dengan alergi. Gejala asma sering muncul ketika pasien yang memiliki alergi terpapar dengan alergen atau zat pemicu alergi. Alergen bisa meliputi serbuk sari, tungau debu, udara dingin, polutan udara seperti asap, obat-obatan, dan makanan tertentu.

Selain itu, asma juga bisa dipicu oleh stres dan penyakit GERD, suatu kondisi berupa naiknya asam lambung ke tenggorokan.

Sedangkan, pneumonia adalah penyakit infeksi yang menyebabkan peradangan dan pembengkakan pada kantung udara paru-paru atau alveolus. Pneumonia juga kerap disebut paru-paru basah.

Peradangan membuat kantung udara terisi dengan cairan atau nanah dan menimbulkan gejala seperti batuk, sesak napas, demam, dan kedinginan.

Banyak kuman yang dapat menjadi penyebab pneumonia, tapi yang paling umum adalah bakteri dan virus. Penularan pneumonia tergolong cepat, mengingat bakteri dan virus bisa keluar masuk dengan mudah ke dalam hidung dan mulut melalui udara

Perbedaan Gejala
Beberapa gejala pneumonia yang sering ditemukan adalah demam tinggi yang disertai dengan menggigil, batuk berdahak, dahak berwarna kuning, kadangkala disertai dengan batuk berdarah, nyeri dada, sesak napas, nyeri otot berat, hilangnya nafsu makan, dan mual.
Sebaliknya, serangan asma biasanya terjadi secara mendadak yang ditAndai dengan sesak napas berat, batuk, dan mengi (suara napas berbunyi “ngik-ngik”) yang merupakan ciri khas serangan asma.
Serangan asma biasanya lebih sering terjadi pada dini hari atau setelah terpapar oleh alergen seperti serbuk sari atau debu. Para penderita asma biasanya memiliki periode bebas gejala dan periode serangan asma, di mana ia merasa sesak napas atau kesulitan bernapas.
Perbedaan Pengobatan
Untuk mengatasi pneumonia, dokter biasanya akan memberikan antibiotika atau obat anti jamur dan obat penurun panas. Untuk mengatasi asma, penderita biasanya diberikan berbagai jenis obat-obatan yang bertujuan untuk membantu melebarkan jalan napas.

Biasanya, orang-orang yang berusia 65 tahun ke atas memiliki risiko sebanyak 5 kali lebih besar untuk tertular pneumonia. Ini karena seiring bertambahnya usia, sistem kekebalan tubuh Anda melemah, sehingga tubuh lebih sulit untuk melawan infeksi.

Mencegah penularan paru-paru basah

Bila Anda yang memiliki asma khawatir akan risiko penularan pneumonia, ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk mencegahnya.

Pertama, lindungi diri Anda dengan menjalani vaksinasi pneumokokus. Tak hanya orang dewasa di atas usia 65 tahun, vaksin ini juga disarankan untuk orang dewasa dengan rentang umur 19 – 64 tahun, terutama bagi yang merokok.

Bila Anda ingin mendapatkannya, jangan ragu untuk menanyakan tentang persediaan vaksin pada dokter spesialis.

Kedua, jagalah kebersihan diri dan lingkungan. Mengingat infeksi pernapasan seperti pilek dan flu bisa memicu kambuhnya gejala asma dan meningkatkan risiko pneumonia, mulailah lakukan kebiasaan seperti:

  • rajin mencuci tangan dengan sabun dan air, baik sebelum dan sesudah makan, setelah beraktivitas di kamar mandi, maupun setelah bepergian dengan kendaraan umum,
  • membersihkan permukaan yang paling sering tersentuh seperti kenop pintu, saklar lampu, dan gawai pribadi,
  • menjaga jarak dengan orang yang sedang sakit infeksi, dan
  • menjauhi area yang penuh dengan asap rokok.

Langkah selanjutnya, pastikan Anda selalu memantau kondisi Anda agar gejala asma tetap terkendali. Lakukan pemeriksaan rutin setiap 6 – 12 bulan sekali, hindari berbagai hal yang bisa memicu asma, dan rutin minum obat sesuai dengan anjuran dokter.

Jangan minum obat lebih dari yang diresepkan atau mengganti obat lain tanpa berkonsultasi dengan dokter. Terlalu banyak mengonsumsi obat asma dapat menyebabkan efek samping yang akan memperburuk kondisi Anda. Bila gejala memburuk, segera periksakan diri ke rumah sakit.

Jangan lupa untuk selalu makan makanan dengan gizi seimbang, melakukan aktivitas fisik secara rutin, dan beristirahat yang cukup. Dengan disiplin melakukan langkah pencegahan, niscaya Anda akan terhindar dari risiko penyakit.

Sumber :
  • https://www.uma.ac.id/
  • https://pemkomedan.go.id/artikel-12330-perbedaan-antara-pneumonia-dan-asma.html
  • https://hellosehat.com/pernapasan/asma/perbedaan-asma-dan-pneumonia/

Cara Mudah Mengurus IMB, Serta Pengertian HGU dan HGB

Cara Mengurus IMB dengan Mudah, Lengkap Beserta Persyaratannya

Izin Mendirikan Bangunan (IMB) adalah suatu perizinan yang diberikan oleh kepala daerah setiap wilayah kepada pemilik resmi bangunan agar bisa mendirikan atau merawat bangunan. IMB bisa mengatur berbagai kegiatan yang berhubungan dengan pendirian bangunan.

Secara umum, Izin Mendirikan Bangunan adalah bentuk perizinan kepada pemilik bangunan untuk mendirikan dan merenovasi rumah. Selain itu, IMB diberikan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) setempat untuk menciptakan tata letak bangunan yang teratur dan sesuai dengan peruntukan lahan.

Cara mengurus IMB cukup mudah dan simpel. Ada beberapa syarat yang diperlukan untuk mengurus IMB. Berikut cara mengurus IMB dan syaratnya yang merdeka.com lansir dari berbagai sumber:

Cara Mengurus IMB

Cara mengurus IMB cukup praktis dan mudah dilakukan. IMB merupakan suatu perizinan yang diberikan oleh kepala daerah setiap wilayah kepada pemilik resmi bangunan agar bisa mendirikan bangunan baru, memperluas, mengarungi, ataupun merawat bangunan yang sesuai dengan persyaratan tertentu.

Ada beberapa langkah mengurus yang perlu dilakukan, yaitu:

1. Cara mengurus IMB yang pertama, yaitu dengan mendatangi kantor Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BTSP) setempat.

2. Bila bangunan yang ingin dibangun berukuran di bawah 500 m2, maka dapat mendatangi loket Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di kecamatan setempat.

3. Isi formulir pengajuan pengukuran tanah.

4. Lakukan pembayaran biaya pengukuran.

5. Setelah itu, tunggu sekitar seminggu, untuk melakukan pengukuran tanah dan gambar denah bangunan oleh petugas.

6. Kemudian gambar denah yang berupa blueprint akan dijadikan dasar pembuatan IMB.
Sementara itu, biaya mengurus IMB memperhatikan beberapa poin penting, yaitu luas bangunan, indeks konstruksi, indeks fungsi, dan indeks lokasi serta tarif dasar.

 

Syarat IMB Rumah Tinggal

Cara mengurus IMB bisa diajukan dengan catatan rumah tinggal memiliki luas tanah kurang dari 1.000m2, kondisi tanah tidak harus kosong dan jumlah lantai maksimal tiga lantai. Beberapa syarat IMB yang perlu dipersiapkan, yaitu identitas pemohon atau penanggung jawab, bukti kepemilikan tanah, bukti pembayaran PBB (Pajak Bumi dan Bangunan), dan gambar arsitektur untuk bangunan rumah.

Berikut daftar dokumen syarat IMB lengkap untuk mengurus Izin Mendirikan Bangunan rumah tinggal.

• Gambar denah, tampak (minimal 2 gambar), potongan (minimal 2 gambar), rencana pondasi, rencana atap, rencana sanitasi dan site plan sebagai syarat IMB.

• Gambar konstruksi baja serta penghitungannya.

• Surat keterangan kepemilikan tanah/sertifikat HM (Hak Milik)/ HGB (Hak Guna Bangunan).

• Surat persetujuan tetangga, untuk bangunan berimpit dengan batas persil.

• Surat kerelaan tanah bermaterai Rp6.000 dari pemilik tanah yang diketahui oleh lurah serta camat, apabila tanah bukan milik pemohon.

• Ada izin prinsip dan pejabat kepala daerah bila lokasi bangunan menyimpang dari Tata Ruang Kota untuk syarat IMB terakhir.

• Ada izin usaha (HO) untuk bangunan komersial.

Syarat IMB Bangunan Umum

Syarat IMB yang harus dipenuhi dibedakan menjadi dua, yaitu bangunan umum bertingkat 8-9 lantai atau lebih dalam mengurus Izin Mendirikan Bangunan. Jenis bangunan ini memiliki beberapa syarat IMB dan alur yang berbeda dalam prosesnya. Berikut daftar yang perlu disiapkan untuk mengurus IMB dengan bangunan umum bertingkat sampai dengan 8 lantai:

• Formulir permohonan syarat IMB.

• Surat Kuasa (jika dikuasakan).

• Bukti pembayaran PBB.

• Izin Mendirikan Bangunan lama dan lampirannya (untuk permohonan mengubah/menambah bangunan)

• Bukti kepemilikan tanah

• Ketetapan Rencana Kota (KRK)/ RTLB

• SIPPT (untuk luas tanah 5.000 m2)

• IPTB (Izin Pelaku Teknis Bangunan) arsitektur, konstruksi, dan instalasi (legalisir asli)

• Surat pernyataan tidak sengketa (bermaterai).

 

LALU Apa Beda HGU dan HGB

HGU adalah singkatan dari Hak Guna Usaha, sementara HGB adalah Hak Guna Bangunan. Selain itu, ada Sertifikat Hak Milik yang merupakan kepanjangan dari SHM dan bukti kepemilikan seseorang atau badan hukum atas sebidang tanah.
Dalam aturan kepemilikan lahan atau tanah di Indonesia, hal tersebut diatur dalam Pasal 16 Undang-Undang No.5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria atau UU Agraria. Untuk mengetahui lebih lanjut soal perbedaan HGU, HGB, dan SHM

Apa Itu HGU?

Menurut Undang-undang Pokok Agraria Nomor 5 Tahun 1960, Hak Guna Usaha (HGU) adalah hak untuk mengusahakan tanah yang dikuasai langsung oleh negara, dalam jangka waktu tertentu. Dengan kata lain, HGU bisa diartikan sebagai hak yang diberikan oleh pemerintah kepada perorangan atau badan hukum untuk menggunakan sebidang tanah milik negara, namun hanya dalam jangka waktu yang sudah ditentukan.
Seseorang atau badan usaha yang berhak memanfaatkan tanah dengan status HGU tersebut nantinya akan diberikan Sertifikat Hak Guna Usaha (SHGU), melalui keputusan setingkat Menteri. Sementara untuk jenis usaha yang diperbolehkan umumnya seperti peternakan, perikanan, dan sejenisnya
.
Hal itu dikarenakan tanah negara yang bisa diberikan sebagai tanah HGU hanyalah yang termasuk dalam kategori tanah atau hutan produksi. Atau artinya hutan lindung dan tanah di wilayah konservasi otomatis tidak dapat dialihkan menjadi tanah HGU.
HGU diregulasi dalam sejumlah aturan, seperti Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 40 Tahun 1996 tentang Hak Guna Usaha, Hak Guna Bangunan, dan Hak Atas Pakai Tanah. Dan juga revisi aturan terbaru PP Nomor 18 Tahun 2021 tentang Hak Pengelolaan, Hak Atas Tanah, Satuan Rumah Susun, dan Pendaftaran Tanah.
Hak atas tanah HGU juga bisa diambil kembali oleh negara meski jangka waktu pemberian, perpanjangan belum habis. Maka dari itu, pemegang tanah HGU wajib benar-benar memanfaatkan tanah yang diberikan, wajib membangun dan memelihara prasarana lingkungan dan fasilitas tanah yang ada dalam lingkungan areal, memelihara kesuburan tanah, mencegah kerusakan sumber daya alam dan menjaga pelestarian lingkungan hidup sesuai dengan peraturan. Selain tentunya membayar uang pemakaian HGU ke negara.

Apa Itu HGB?

Masih bersumber dari Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) no. 5 Tahun 1960. Tepatnya di Pasal 35 ayat 1, Hak Guna Bangunan (HGB) didefinisikan sebagai hak untuk mendirikan dan mempunyai bangunan di atas tanah yang menjadi milik orang lain dalam jangka waktu tertentu.
Artinya, pemegang sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) hanya berhak atas kepemilikan bangunan, tidak termasuk tanah tempat di mana bangunan itu berdiri.
Sama seperti HGU, Selain diatur UUPA, regulasi terkait HGB juga diatur dalam sejumlah aturan turunan seperti Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 40 Tahun 1996 tentang Hak Guna Usaha, Hak Guna Bangunan, dan Hak Pakai Atas Tanah. Dan direvisi oleh PP Nomor 18 Tahun 2021 tentang Hak Pengelolaan, Hak Atas Tanah, Satuan Rumah Susun, dan Pendaftaran Tanah.
Sedangkan HGB di atas Tanah Hak Milik (swasta) bisa diberikan untuk jangka waktu paling lama 30 tahun dan dapat diperbarui dengan akta pemberian Hak Guna Bangunan di atas Hak Milik. Berbeda dengan tanah HGU yang jenis usahanya ditentukan, pemegang sertifikat HGB relatif dapat bebas mendirikan dan memiliki bangunan untuk digunakan dalam berbagai keperluan pribadi ataupun usaha, meski tetap harus sesuai berdasarkan perjanjian pemberian HGB di awal. Selain itu, pemilik juga dapat mengalihkan hak tersebut kepada pihak lain, asalkan masih berada dalam jangka waktu penggunaan HGB.
Umumnya, lahan dengan HGB ini dimanfaatkan oleh para pengembang untuk mendirikan apartemen ataupun perumahan. Sebab akan ada beberapa kelebihan yang membuat HGB menjadi menarik buat orang yang ingin memiliki rumah atau apartemen, terutama karena harganya yang pasti akan jauh lebih murah daripada membeli bangunan dengan Sertifikat Hak Milik (SHM).

Beda HGU dan HGB, Serta SHM

Berikut perbedaan HGU, HGB, dan SHM. (Foto: Unsplash – Van Tay Media)
Berdasarkan penjelasan di atas, maka bisa dilihat jelas bahwa perbedaan mendasar Hak Guna Usaha (HGU), Hak Guna Bangunan (HGB), dan Surat Hak Milik (SHM) ada pada status kepemilikan orang yang memegangnya.
Di mana SHM bisa dikatakan memiliki nilai dan kedudukan yang lebih kuat dan lebih tinggi dalam kepemilikan tanah. Sebab orang yang memiliki SHM berarti mempunyai kuasa penuh atas tanah dan juga bangunan yang ada di atasnya.
Sementara pemegang sertifikat HGB hanya memiliki kuasa atas bangunan atau properti, tanpa memiliki kuasa sama sekali atas lahan di mana bangunan berada. Dan yang paling rendah ada pada HGU, di mana pemilik sertifikatnya hanya sebatas bisa memanfaatkan tanah, tanpa sama sekali mempunyai hak kepemilikan atas tanah dan bangunan yang mungkin ada di atas tanah tersebut.
Selain itu, perbedaan juga ada pada jangka waktu kepemilikan. Ketika SHM memiliki kekuatan hukum dan berlaku selamanya. Sementara berdasarkan PP Nomor 18 Tahun 2021, izin HGU hanya maksimal selama 35 tahun, bisa diperpanjang hingga 25 dan diperbaharui lagi 35 tahun.
Sementara HGB yang paling lama 30 tahun, dan diperpanjang untuk jangka waktu paling lama 20 tahun, serta diperbarui untuk jangka waktu paling lama 30 tahun untuk tanah negara, dan HGB di atas Tanah Hak Milik (swasta) bisa diberikan untuk jangka waktu paling lama 30 tahun dan dapat diperbarui dengan akta pemberian Hak Guna Bangunan di atas Hak Milik.

Sumber :

  • https://www.uma.ac.id/
  • https://www.merdeka.com/jateng/cara-mengurus-imb-dengan-mudah-lengkap-beserta-persyaratannya-kln.html
  • https://www.rumah.com/panduan-properti/hgu-dan-hgb-77292

 

Jenis Sertifikat Tanah, Cara Membuat, dan Syaratnya

Jika surat tanah hanya sebuah bukti yang menyatakan kepemilikan tanah secara turun temurun, maka Sertifikat Tanah merupakan bukti kepemilikan tanah yang sudah didata ke dalam buku tanah yang sudah masuk dalam BPN dan diakui negara.
Status Sertifikat Tanah tentu lebih kuat dibanding dengan surat tanah tradisional. Selain itu, mengurus lahan yang sudah memiliki sertifikat tentu lebih mudah karena sekarang sudah bisa dilakukan pengecekan sertifikat tanah secara online.

Jenis-Jenis Surat Tanah Lainnya

Selain 2 jenis surat tanah tradisional di atas, masih ada lagi beberapa jenis lainnya, seperti:
  1. Letter C
  2. Ketitir
  3. Wigendom
  4. Opstaal
  5. Erfpacht
  6. Rincik atau Surat Pendaftaran Sementara Tanah Milik Indonesia

Cakupan Objek Tanah yang Wajib Didaftarkan

Tanah yang wajib didaftarkan adalah bidang-bidang tanah yang dipunyai dengan status:
  1. Hak milik.
  2. Hak guna usaha.
  3. Hak guna bangunan dan hak pakai.
  4. Tanah hak pengelolaan.
  5. Tanah wakaf.
  6. Hak milik atas satuan rumah susun.
  7. Hak tanggungan.
  8. Tanah Negara.

perbedaan buku tanah dan sertifikat tanah

Jenis Sertifikat Tanah

Berikut adalah 5 jenis sertifikat tanah yang dikenal di Indonesia. Jenis sertifikat ini dibahas dalam Undang-Undang No. 5 Tahun 1960 tentang Pokok-pokok Agraria.

1. Sertifikat Hak Milik (SHM)

Jenis sertifikat tanah yang pertama adalah Sertifikat Hak Milik (SHM). Jenis sertifikat ini adalah yang paling kuat dan bisa berlaku tanpa batas waktu. Jika Sahabat punya SHM atau tanah tempat rumah Sahabat berdiri, maka Sahabat tak perlu takut jika suatu saat ada pihak yang mengaku mempunyai lahan tersebut.

Namun, meskipun sangat kuat, SHM ini juga bisa dibatalkan oleh beberapa keadaan. Karena SHM ini diperuntukkan hanya untuk WNI saja, maka jika ternyata diketahui bahwa SHM dipindahtangankan ke WNA, maka bisa dibatalkan.

Tak hanya itu, SHM juga bisa dibatalkan jika ditelantarkan, negara membutuhkan lahan itu, dan penyerahan secara sukarela oleh pemiliknya ke pemerintah.

2. Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB)

Jenis yang kedua adalah Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB). Dari namanya saja, sebenarnya Sahabat bisa memahami, bahwa hanya sebatas hak guna bangunan, tidak sampai hak milik.

SHGB ini punya waktu berlaku, misal 20 tahun atau 30 tahun. Jika masa waktu berakhir, maka Sahabat harus memperpanjangnya untuk bisa menggunakan hak atas tanah tersebut. Berbeda dengan SHM, SHGB masih boleh dimiliki oleh WNA.

3. Sertifikat Hak Milik Satuan Rumah Susun (SHMSRS)

Jika Sahabat tinggal di rumah susun atau apartemen, maka sertifikat yang akan Sahabat dapatkan adalah jenis Sertifikat Hak Milik Satuan Rumah Susun (SHSRS). Sahabat hanya berhak secara pribadi terhadap unit yang Sahabat beli saja, bukan terhadap lahannya.

4. Girik (Tanah Adat)

Sertifikat yang seringkali dimiliki oleh kebanyakan orang desa dan beberapa orang kota adalah Girik. Sertifikat yang akrab disebut dengan Petok ini memang masih diakui oleh pemerintah karena memang kebanyakan di desa adalah tanah adat, turun temurun, dan warisan.

Kepemilikan tanah dengan sertifikat Girik ini harus ditunjang dengan adanya Akta Jual Beli (AJB) sebagai bukti kepemilikan. Jika sertifikat tanah rumah Sahabat masih berupa Girik, segera urus ke SHM yah karena Girik rawan terjadinya pengakuan pihak lain yang tidak bertanggung jawab.

5. Akta Jual Beli (AJB)

Akta Jual Beli (AJB) sebenarnya bukan sertifikat. Hanya saja ini adalah bukti yang paling rentan untuk menyatakan bahwa lahan tersebut adalah milik Sahabat. Orang lain bisa saja membuat AJB lain dan mungkin saja palsu dengan tujuan menyengketa tanah Sahabat.

Kasus lain yang sering muncul di masyarakat adalah AJB ganda. Terkadang ada penjual tanah nakal yang menjual lahan ke dua orang yang berbeda. Suatu saat saat keduanya bertemu, maka terjadilah saling klaim.

Cara Membuat Sertifikat Tanah

Jika Sahabat punya tanah warisan yang statusnya masih Girik, Sahabat harus segera mengurus sertifikat ke SHM agar aset Sahabat terlindungi. Berikut ini adalah cara membuat sertifikat tanah.

Tahap 1: Mengurus di Kelurahan Setempat

Tahap pertama untuk membuat sertifikat tanah adalah mengurusnya di kelurahan setempat. Untuk tahap ini Sahabat juga melewati beberapa proses, antara lain:

  1. Surat Keterangan Tidak Sengketa. Sahabat bisa mendapatkan dokumen ini dengan cara mendapatkan persaksian berupa tanda tangan dari RT, RW, atau tokoh adat setempat yang mengetahui sejarah tanah milik Sahabat.
  2. Surat Keterangan Riwayat Tanah. Surat ini berisi tentang riwayat tanah mulai dari pertama kali didapatkan hingga saat ini di tangan Sahabat. Sahabat bisa mengeceknya di dokumen pencatatan yang ada di kelurahan.
  3. Surat Keterangan Penguasaan Tanah Secara Sporadik. Surat ini berisi tanggal penguasaan tanah dan keterangan bahwa tanah tersebut memang hak milik Sahabat.

Tahap 2: Mengajukan Permohonan Sertifikat ke Badan Pertanahan Nasional (BPN)

Setelah melewati tahap 1 di kelurahan, selanjutnya Sahabat meneruskan proses ke tahap 2, yaitu pengajuan ke BPN. Untuk tahap ini Sahabat akan melewati beberapa proses berikut.

  1. Pengukuran ke Lokasi. Proses ini bisa berjalan jika semua berkas yang Sahabat ajukan sudah lengkap dan disetujui oleh BPN dengan Sahabat menerima bukti tanda terima dokumen.
  2. Pengesahan Surat Ukur. Hasil pengukuran lokasi akan disahkan dan dipetakan di BPN. Surat Ukur disahkan dan ditandatangani oleh Kepala Seksi Pengukuran dan Pemetaan.
  3. Penelitian oleh Petugas Panitia A. Proses ini dilakukan di Subseksi Pemberian Hak Tanah. Anggota Panitia A meliputi lurah setempat dan petugas BPN.
  4. Pengumuman Data Yuridis di BPN dan Kelurahan. Proses ini membutuhkan waktu 60 hari. Jika tidak ada pihak yang keberatan, maka akan dilanjutkan ke proses selanjutnya.
  5. SK Hak Atas Tanah Terbit. Setelah jangka waktu 60 hari tidak ada yang keberatan, maka akan terbit SHM.
  6. Pembayaran Bea Perolehan Hak atas Tanah (BPHTB). BPHTB dibayarkan sesuatu ukuran tanah dan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) tanah tersebut. BPHTB bisa juga dibayarkan setelah Surat Ukur selesai.
  7. Pendaftaran SK Hak untuk terbit sertifikat. SK Hak dilanjutkan prosesnya ke Pendaftaran Hak dan Informasi (PHI).
  8. Pengambilan Sertifikat. Pengambilan sertifikat di loket pengambilan.

Pengurusan sertifikat tanah ini biasanya memakan waktu kira-kira 6 bulan. Jika ada syarat yang kurang, maka bisa lebih lama lagi.

Syarat Pembuatan Sertifikat Tanah

Dengan proses yang cukup panjang tersebut, Sahabat bisa membayangkan dan menyiapkan dokumen apa saja yang dibutuhkan sebagai syarat mengurus sertifikat tanah. Berikut adalah beberapa dokumen yang perlu Sahabat siapkan.

Syarat Jika Bukan Girik

  1. Sertifikat Asli Hak Guna Bangunan (SHGB)
  2. Fotokopi Izin Mendirikan Bangunan (IMB)
  3. Identitas diri berupa KTP dan Kartu Keluarga (KK)
  4. SPPT PBB
  5. Surat pernyataan kepemilikan lahan

Syarat Jika Masih Berupa Girik

  1. Akta Jual Beli Tanah
  2. Fotokopi KTP dan KK
  3. Fotokopi Girik yang dimiliki
  4. Dokumen dari kelurahan/desa, seperti: Surat Keterangan Tidak Sengketa, Surat Keterangan Riwayat Tanah, dan Surat Keterangan Tanah secara Sporadik.

 

Sumber :

  • https://www.uma.ac.id/
  • https://www.rumah.com/panduan-properti/3-jenis-surat-tanah-9069
  • https://daihatsu.co.id/tips-and-event/tips-sahabat/detail-content/jenis-sertifikat-tanah-cara-membuat-dan-syaratnya/

APA ITU ENERGI TERBARUKAN : PENGERTIAN, JENIS, SUMBER DAN MANFAATNYA

Apa yang Dimaksud Energi Terbarukan?

Energi terbarukan adalah sumber energi yang tersedia oleh alam dan bisa dimanfaatkan secara terus-menerus. Hal ini senada dengan keterangan International Energy Agency (IEA) yang juga menyatakan bahwa energi terbarukan adalah energi yang berasal dari proses alam yang diisi ulang terus menerus.

Istilah energi terbarukan lahir sebagai solusi atas potensi keterbatasan sumber energi tak terbarukan yang banyak terpakai saat ini. Selain itu, hasil penelitian juga menunjukkan bahwasanya pemanfaatan energi tak terbarukan atau dikenal juga dengan sebutan energi fosil secara berkepanjangan memiliki dampak negatif.

Beberapa dampak negatif yang ditimbulkan terpacu oleh produksi gas-gas berbahaya dari sisa oksidasi, seperti CO2, SO2 dan NO2. Gas CO2 yang dihasilkan merupakan salah satu golongan gas rumah kaca yang memicu pemanasan global. Sedangkan SO2 dan NO2 adalah senyawa yang menjadi sumber deposisi asam yang akan kembali ke permukaan bumi bersama hujan asam ataupun sebagai partikel bebas.

Dampak dari deposisi asam antara lain mengganggu keseimbangan nutrisi tanah, merusak kualitas air, punahnya beberapa jenis makhluk hidup yang tidak bisa beradaptasi dengan kondisi asam, menimbulkan masalah kesehatan pada manusia, dan masih banyak lagi.

Berawal dari pemikiran dan fakta tersebut, para saintis di seluruh belahan dunia termasuk Indonesia berusaha melahirkan inovasi baru sebagai solusi atas berbagai permasalahan tersebut. Maka, sampailah pada upaya memanfaatkan energi terbarukan.


Jenis-jenis energi terbarukan

Penggunaan sumber energi yang semakin meningkat membuat manusia untuk menemukan opsi lainnya dari sumber energi yang ada sekarang ini.  Adapun jenis-jenis energi terbarukan yaitu sebagai berikut.

  • Tenaga surya

Jenis energi yang satu ini berasal dari proses penangkapan energi radiasi tenaga surya atau sinar matahari, kemudian mengubahnya menjadi listrik, panas, atau air panas. Untuk mendapatkan aliran listrik, panas matahari akan diserap menggunakan solar panel (panel surya) kemudian mengubahnya menjadi tenaga listrik.

  • Energi angin

Angin merupakan udara bergerak. Sudah sejak lama angin digunakan sebagai sumber energi. Contohnya di Belanda, angin dimanfaatkan untuk menggerakan kincir. Kincie ini yang berfungsi sebagai sumber alat pengolah biji-bijian. Sekarang ini, listrik juga mampu menghasilkan tenaga listrik dengan memanfaatkan turbin. Turbin ini yang berguna untuk menggerakan generator yang membangkitkan listrik.

  • Energi pasang surut

Energi ini diperoleh dari hasil pasang surut air laut. Diketahui, energi jenis ini juga dimanfaatkan di pantai timur Amerika dan Eropa. Turbin yang dipasang tepi laut membantu mengubah energi dari pasang surut air laut menjadi energi mekanik untuk menggiling gandum.

  • Energi Ombak

Energi jenis ini digunakan untuk membangkitkan listrik. Hanya saja, untuk mengembangkan energi ombak ini membutuhkan infrastruktur dengan jumlah biaya yang relatif mahal.

  • Energi panas laut

Air laut memiliki perbedaan temperatur yang mana bagian dalam air laut terasa dingin dan bagian permukaan air laut terasa panas karena terkena sinar matahari. Perbedaan temperatur ini yang dimanfaatkan untuk menghasilkan energi listrik dengan menggunakan teknologi canggih.

Manfaat Energi Terbarukan

Penggunaan energi terbarukan mampu menyerap sumber daya serta investasi yang mana manfaatnya bisa dirasakan hingga di masa mendatang. Berikut ini beberapa manfaat energi terbarukan yang perlu kamu tahu.

  • Meminimalisir efek pemanasan global
  • Sumber energi tak terbatas
  • Meningkatkan kesehatan masyarakat
  • Hemat sumber daya serta uang
  • Menciptakan lapangan kerja dan peluang

 

Kekurangan energi terbarukan

Meski penuh akan manfaat dan memiliki banyak kelebihan, energi terbarukan juga memiliki kekurangan. Namun, kekurangan tersebut bisa tertutupi oleh besarnya manfaat yang didapat. Berikut kekurangan-kekurangan yang dimiliki energi terbarukan:

  1. Biaya awal besar atau investasi yang membutuhkan dana yang cukup banyak.
  2. Sebagian besar sumber energi terbarukan terkendala oleh faktor cuaca.
  3. Energi tambahan yang dihasilkan energi terbarukan harus disimpan dalam sistem penyimpanan seperti baterai supaya tidak terbuang sia-sia.
  4. Masing-masing sumber energi terbarukan memiliki kelemahan teknis dan sosialnya sendiri.
  5. Beberapa teknologi pemanfaatan energi terbarukan masih bersifat eksperimental seperti energi gelombang laut, energi pasang surut air laut, dan energi panas.
  6. Dalam proses pembakaran, energi tak terbarukan menghasilkan emisi.
  7. Emisi dari proses pembakaran energi tak terbarukan bisa berdampak serius bagi keadaan lingkungan. 
  8. Proses ekstraksi bahan bakar fosil dari perut bumi akan menimbulkan kerusakan lingkungan. 
  9. Harga bahan bakar fosil sangat fluktuatif (berubah-ubah).
  10. Polutan yang dikeluarkan umumnya dikelompokan menjadi hidrokarbon, nitrogen oksida, dan karbon monoksida. 
  11. Polutan yang dihasilkan pada pembakaran fosil adalah faktor terbesar terjadinya asap, hujan asam, pemanasan global, dan perubahan iklim.
  12. Persediaan energi tak terbarukan di perut bumi sangat terbatas dan tidak bisa diperbarui dalam waktu cepat. 
  13. Minyak bumi dan gas bumi memerlukan investasi yang tinggi untuk eksplorasi dan eksploitasi.

 

Contoh Energi Tak Terbarukan

  • Minyak Bumi
  • Batu Bara
  • Gas Bumi

 

Tantangan Energi Terbarukan

Tantangan energi terbarukan utamanya adalah kurang kompetitif. LCOE (Levelized Cost of Electricity) atau biaya listrik rata-rata masih sangat tinggi dibandingkan dengan listrik yang dihasilkan dari bahan bakar fosil. Kemudian, dari segi sumber daya manusia, kesiapan SDM juga perlu ditingkatkan untuk mencapai keterampilan tenaga kerja dalam pengoperasian dan pemeliharaan teknologi energi terbarukan.

Peraturan yang tidak konsisten juga menghambat perkembangan energi terbarukan, khususnya di Indonesia. Oleh karena itu, perlu adanya penyempurnaan kebijakan seperti dalam hal manajemen risiko proyek dan pembiayaan dan rendahnya insentif. Apabila dinamika perubahan kebijakan dapat diatur dengan konsisten, perhatian investor terhadap energi terbarukan juga akan meningkat.

 

Sumber :

  • https://www.uma.ac.id/
  • https://manajemen.uma.ac.id/2021/11/energi-terbarukan-pengertian-jenis-sumber-dan-manfaatnya/
  • https://bobo.grid.id/read/083551511/kelebihan-dan-kekurangan-energi-tak-terbarukan-beserta-dengan-contohnya?

Cara menghitung pajak kendaraan dan dendanya

PKB atau pajak kendaraan bermotor adalah sebuah kewajiban bagi setiap pemilik kendaraan, baik motor maupun mobil. Cara menghitung pajak mobil itu pun akan berbeda-beda. Selain dibedakan dari apa jenis mobil yang kamu gunakan, pajak mobil juga dibedakan dalam beberapa jangka waktu pajak tersebut rutin dibayarkan.

Kalau kamu adalah seorang pemilik mobil, pastikan kamu sudah mengetahui informasi ini agar tidak ada kendala dan tanggungan untuk kedepannya. Kenali cara menghitung pajak mobil 1 tahunan hingga 5 tahunan beserta bagaimana menghitung denda telat membayar pajak pada artikel berikut.

Jenis Pajak Kendaraan Bermotor

cara menghitung pajak mobil

Pajak mobil ada yang harus dibayarkan setiap tahun dan lima tahun

Jenis pajak kendaraan bermotor terbagi dalam dua jenis yang dibedakan berdasarkan waktu pembayarannya. Kamu bisa memahami perbedaan keduanya dari penjelasan berikut ini:

Pajak Kendaraan Bermotor Tahunan

PKB 1 Tahun adalah pajak kendaraan bermotor yang harus dibayarkan secara rutin tiap tahunnya. Pada pembayaran ini kamu hanya perlu mengesahkan STNK atau Surat Tanda Nomor Kendaraan. Proses pembayaran PKB tahunan juga cukup mudah, kamu bisa membayar ke kantor secara langsung atau secara online dengan mengakses situs atau aplikasi milik SAMSAT daerah.

Pajak Kendaraan Bermotor 5 Tahunan

Berbeda dengan PKB 1 Tahun, PKB 5 tahun memerlukan proses pengecekan fisik kendaraan di SAMSAT terdekat. Selain itu kamu juga akan mendapatkan plat nomor kendaraan baru setelah membayar pajak kendaraan bermotor 5 tahunan. Karena proses ini memerlukan pengecekan secara langsung, maka untuk sementara waktu kamu belum bisa membayar pajak kendaraan bermotor 5 tahunan secara online.

Perbedaan ini tidak hanya sebatas dari proses dan pengertiannya saja, dalam rumus dan rincian yang harus dibayarkan juga ada perbedaan. Kamu bisa memahami selengkapnya pada penjelasan selanjutnya.

3 Cara Menghitung Pajak Mobil berdasarkan Jenisnya

cara menghitung pajak mobil

Pajak mobil lima tahunan tentu lebih mahal, karena ada tambahan penerbitan STNK hingga pelat nomor baru

Setiap jenis pajak akan berbeda cara hitungnya. Selain dari dua jenis yang telah disebutkan di atas, ada juga cara menghitung pajak mobil baru yang belum pernah membayar pajak, atau baru pertama kali membayar pajak. Simak penjelasan cara hitung pajak mobil untuk 1 tahun, 5 tahunan, dan pajak mobil baru di sini!

Cara menghitung pajak mobil baru pertama kali

Saat kamu memiliki kendaraan mobil baru, pada awalnya pajak yang ditanggung akan lebih mahal. Namun ini hanya berlaku sekali saja saat pertama kali bayar pajak mobil. Cara menghitungnya pajak mobil pertama atau pajak mobil baru yaitu

Cara hitung pajak mobil pertama kali : 

Baca juga  Apa itu PKB di STNK? Ini Cara Membaca dan Penjelasan Lengkapnya!  

BBNKB + PKB + SWDKLLJ + biaya TNKB + bea administrasi STNK

Keterangan :

  1. BBNKB = Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor, 10% dari harga jual mobil
  2. PKB = Pajak Kendaraan Bermotor, 2% dari NJKB (Nilai Jual Kendaraan Bermotor) atau dari nilai jual mobil
  3. SWDKLLJ = Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan senilai Rp 143.000
  4. Biaya TNKB = Tanda Nomor Kendaraan Bermotor senilai Rp 100.000
  5. Bea administrasi dan penerbitan STNK = senilai Rp 50.000 + Rp 200.000, total Rp 700.000

Poin nomor satu dan dua bisa jadi berbeda-beda di setiap jenis kendaraannya. Kamu bisa mengetahuinya melalui rincian tagihan yang perlu dibayarkan terlebih dahulu.

Cara menghitung pajak mobil tahunan / 1 tahun

Setelah membayarkan pajak mobil pertama, di tahun-tahun selanjutnya kamu tetap perlu membayarkan PKB 1 tahun atau pajak mobil tahunan. Berikut rumus dan rincian pajak mobil tahunan:

Cara hitung pajak mobil tahunan atau 1 tahun :

SWDKLLJ + PKB + Biaya administrasi

Keterangan :

  1. SWDKLLJ = Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan sebesar Rp 143.000
  2. PKB = Pajak Kendaraan Bermotor, 2% dari nilai jual mobil
  3. Biaya administrasi sebesar Rp 50.000

Cara menghitung pajak mobil 5 tahunan

Pada jenis pajak mobil 5 tahunan, kamu perlu melakukan beberapa tahap seperti yang sudah dijelaskan pada bagian sebelumnya. Untuk itu ada beberapa biaya tambahan pula yang dimasukkan ke dalam rincian sebagai pembeda dengan PKB tahunan.

Cara hitung pajak mobil 5 tahunan :

Baca juga  Cara Cek Pajak Kendaraan Jawa Tengah (Jateng) & Bayar Online 2023

SWDKLLJ + PKB + Biaya administrasi + Biaya pengesahan STNK + Biaya penerbitan STNK + Biaya administrasi TNKB

Keterangan :

  1. SWDKLLJ = Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan sebesar Rp 143.000
  2. PKB = Pajak Kendaraan Bermotor, 2% dari nilai jual mobil
  3. Biaya administrasi sebesar Rp 50.000
  4. Biaya pengesahan STNK sebesar Rp 50.000
  5. Biaya penerbitan STNK sebesar Rp 200.000
  6. Biaya administrasi TNKB (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor) sebesar Rp 100.000

 

Apakah ada Denda Pajak Mobil

cara menghitung pajak mobil progresif

Kalau terlambat bayar, maka pajak mobil yang harus dibayarkan semakin mahal

Jika kamu terlambat saat membayar pajak kendaraan bermotor, dalam hal ini adalah pajak mobil, maka kamu akan dikenai denda. Penetapan denda pajak mobil ini terhitung mulai dari H+2 dari habisnya atau tenggat waktu pajak kendaraan kamu. Denda pajak mobil terhitung 25% untuk per tahunnya. Angka tersebut akan menyesuaikan dengan berapa lama keterlambatan kamu dalam membayar pajak. Ikuti cara menghitung denda pajak mobil berikut untuk mengetahuinya.

Cara menghitung denda pajak mobil

Perhitungan denda pajak mobil terbagi ke dalam dua rumus, yaitu saat kamu telat membayar di bawah 12 bulan atau 1 tahun dan telat membayar di atas 1 tahun. Kenali cara hitungnya berikut ini.

Cara menghitung denda di bawah satu tahun

Baca juga  Cara Menghitung Pajak Mobil Xpander, Tahunan dan 5 Tahunan!

( PKB x 25% x [ (jumlah bulan keterlambatan) / 12 ] ) + denda SWDKLLJ

Keterangan :

  1. PKB = Pajak Kendaraan Bermotor
  2. Denda SWDKLLJ untuk mobil = Rp 100.000

Contoh 

Misalkan PKB mobil anda di STNK senilai Rp 1.500.000 dengan keterlambatan membayar pajak selama 8 bulan. Maka perhitungan rumus adalah sebagai berikut :

(Rp 1.500.000 x 25% x 8/12) + Rp 100.000

= Rp 250.000 + Rp 100.000

= Rp 350.000 adalah total denda yang harus kamu bayarkan

Cara menghitung denda di atas satu tahun

( Jumlah tahun keterlambatan x PKB x 25% x [ (jumlah bulan keterlambatan) / 12 ] ) + denda SWDKLLJ

Contoh 

Misalkan PKB mobil anda di STNK senilai Rp 1.500.000 dengan keterlambatan membayar pajak selama 3 tahun. Maka perhitungan rumus adalah sebagai berikut :

(3 x Rp 1.500.000 x 25% x 12/12) + Rp 100.000

= Rp 1.125.000 + Rp 100.000

= Rp 1.225.000 adalah total denda yang harus kamu bayarkan

Itulah penjelasan mengenai bagaimana cara menghitung pajak mobil 1 tahunan, 5 tahunan dan pajak mobil baru. Kamu bisa mulai menghitungnya secara mandiri untuk mengetahui perkiraan biaya yang harus dibayarkan. Terlebih lagi ketika kamu telat membayar pajak berbulan-bulan. Kenali juga bagaimana cara cek pajak mobil terbaru agar lebih praktis.

 

Sumber :

Gangguan atau penyakit pada sistem otot manusia

Kenali Kejang Otot, Mulai dari Gejala, Penyebab dan Cara Mengatasinya

kejang dan kram otot merupakan kondisi yang hampir sama. Kejang otot terjadi saat otot tiba-tiba mengalami kontraksi dengan sendirinya dan di luar kendali Anda. Bahkan, kondisi tersebut membuat otot menjadi tidak rileks dan terasa kaku.

Kondisi ini sangat umum terjadi, bahkan hampir semua orang mungkin pernah mengalaminya. Bila kejang ini berlangsung lama, maka kondisi ini kemudian disebut sebagai kram otot.

Kondisi ini bisa terjadi pada sebagian atau seluruh otot yang ada di dalam tubuh Anda. Namun, bagian tubuh yang sering menjadi lokasi terjadinya kejang adalah paha, betis, area kaki, tangan, lengan, perut, dan mungkin juga di sekitar tulang rusuk.

 

Penyebab terjadinya kejang pada otot

  • Kurang pemanasan sebelum melakukan aktivitas fisik, khususnya olahraga berat.
  • Otot yang kelelahan.
  • Terlalu banyak beraktivitas fisik di cuaca yang panas.
  • Dehidrasi.
  • Ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh.
  • Otot yang bekerja terlalu keras.
  • Penggunaan obat-obatan tertentu.
  • Kondisi kesehatan tertentu, seperti gagal ginjal atau diabetes.
  • Kehamilan.

Gejala kejang otot yang sering muncul

Anda mungkin sudah pernah mengalami kejang otot, tapi tidak menyadarinya. Berikut adalah beberapa tanda atau gejala dari munculnya masalah otot ini yang perlu Anda perhatikan:

  • Rasa sakit atau nyeri otot yang terjadi karena otot menjadi lebih kencang.
  • Otot menjadi terasa lemah.
  • Pergerakan menjadi lebih lamban.
  • Gangguan tidur, karena sering terbangun akibat otot yang terasa sakit.

Ada pula gejala dari kejang otot yang dianggap berbahaya bagi kesehatan dan harus segera mendapatkan penanganan, seperti berikut:

  • Area kejang otot yang selalu sama, khususnya setelah melakukan aktivitas olahraga.
  • Disertai bengkak atau kemerahan.
  • Timbul demam, mual, atau muntah.
  • Disertai sensasi panas dan kesemutan.

 

Gangguan pada sistem otot

Sama halnya dengan sistem rangka dan sendi manusia, ada beberapa gangguan atau masalah sistem otot yang perlu Anda ketahui dan waspadai. Berikut ini adalah beberapa kelainan, masalah, dan penyakit yang berkaitan dengan sistem otot manusia, di antaranya:

1. Myalgia

Myalgia atau nyeri otot merupakan salah satu masalah pada sistem otot yang cukup sering dialami. Bahkan, bisa jadi, semua orang pernah mengalami kondisi yang satu ini. Penyebab nyeri otot bisa beraneka ragam, tapi umumnya kondisi ini disebabkan oleh cedera otot atau penggunaan otot secara berlebihan. Selain itu, kondisi ini juga bisa disebabkan oleh berbagai penyakit yang juga berkaitan dengan sistem otot manusia, misalnya fibromyalgia.

2. Kram otot

Masalah pada sistem otot yang satu ini terjadi saat otot berkontraksi cukup kuat dan membuat otot kencang secara mendadak. Kondisi yang mungkin berlangsung selama beberapa menit ini dapat menimbulkan rasa sakit. Umumnya, kram otot terjadi di bagian kaki. Meski cenderung tidak berbahaya, saat mengalaminya, Anda tidak bisa menggunakan maupun menggerakkan otot yang sedang mengalami kram.

3. Distrofi otot

Gangguan pada sistem otot berikutnya adalah kerusakan otot yang terjadi akibat kelainan bawaan lahir yang umumnya bersifat turun-temurun. Distrofi otot ini merupakan kumpulan dari penyakit-penyakit yang menyerang otot. Kondisi ini disebabkan oleh kurangnya protein distrofin, yaitu protein yang dibutuhkan oleh tubuh untuk membantu otot berfungsi secara normal.

4. Atrofi otot

Masalah kesehatan lain yang menyerang sistem otot manusia adalah atrofi otot. Umumnya, kondisi ini terjadi saat otot menyusut karena terlalu lama tak digunakan. Namun, beberapa hal lain juga mungkin menjadi penyebab dari atrofi otot, seperti proses penuaan, malnutrisi, penggunaan obat-obatan, hingga kondisi kesehatan lain.

5. Kelumpuhan

Masalah kesehatan yang satu ini menyebabkan pasien kehilangan kekuatan dan kontrol terhadap sebagian otot di dalam tubuhnya. Kondisi ini bisa terpusat hanya di satu area tubuh saja, misalnya hanya di wajah, di kaki, atau di tangan. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa kondisi ini juga dialami di beberapa bagian tubuh secara bersamaan. Kelumpuhan ini dibedakan ke dalam beberapa jenis:

  • Paresis: kelumpuhan parsial, dimana pasien masih bisa mengontrol beberapa ototnya.
  • Paraplegia: kelumpuhan yang menyerang otot di kedua kaki dan tubuh bagian bawah.
  • Quadriplegia: kelumpuhan yang menyerang otot di kedua tangan, kedua kaki, dan terkadang dari leher ke bawah.
  • Hemiplegia: kelumpuhan yang menyerang otot-otot di salah satu sisi tubuh saja.

 

Cara mengatasi kejang otot di rumah

Pada dasarnya, kondisi yang menyebabkan otot terasa sakit ini bisa hilang dengan sendirinya. Itu berarti, Anda bisa mengatasi kondisi yang satu ini secara mandiri di rumah. Namun, ada beberapa hal yang perlu diketahui sebelum mengatasi kondisi yang dapat menimbulkan nyeri otot ini. Menurut American Osteophatic Association, ada beberapa hal yang bisa dilakukan, seperti:

  • Hentikan segala aktivitas yang sekiranya memicu terjadinya masalah otot yang satu ini.
  • Regangkan dan pijat secara perlahan area otot yang terasa tegang, biarkan pada posisi tersebut hingga rasa sakit pada otot hilang.
  • Kompres memakai air hangat untuk membantu otot yang tegang dan kaku agar lebih rileks.
  • Kompres menggunakan air dingin untuk mengurangi rasa sakit pada otot yang terasa nyeri.

 

Pencegahan kejang otot

Daripada mengatasinya, Anda tentu lebih memilih untuk melakukan pencegahan agar tidak mengalaminya. Selain menjaga kesehatan otot, ada beberapa gaya hidup yang juga dapat membantu Anda agar terbebas dari berbagai penyakit otot, di antaranya:

  1. Perbanyak minum air
  2. Konsumsi vitamin dan mineral.
  3. Lakukan latihan peregangan
  4. Hindari merokok dan mengonsumsi kafein
  5. Konsumsi obat relaksan otot

 

Sumber :

Jenis-Jenis Otot Manusia Beserta Fungsinya

Ada organ tubuh yang berperan penting ketika manusia melakukan aktivitas sehari-hari atau bisa dibilang ketika manusia bergerak. Salah satu ciri makhluk hidup (manusia) adalah bergerak. Dengan bergerak, kita akan menjadi bisa melakukan berbagai macam aktivitas yang ingin dilakukan. Dalam hal ini, bergerak bukan hanya sekadar yang terlihat oleh diri kita atau orang lain saja, tetapi juga yang terlihat oleh kita, seperti pergerakan yang terjadi pada jantung saat memompa darah ke seluruh tubuh.

Setiap manusia yang bergerak disebabkan karena adanya otot dan tulang. Kedua organ tubuh itu saling bekerja sama satu sama lain, sehingga manusia bisa bergerak sesuai dengan keinginannya. Adapun gerakan yang selalu berkaitan dengan tulang dan otot, seperti menekuk siku, melempar bola, menendang bola, membungkukkan badan, dan sebagainya.

Tulang dan otot tidak bisa dilepaskan dari gerakan-gerakan yang dilakukan oleh manusia, tetapi umumnya otot memiliki peran yang lebih penting dalam menggerakkan organ tubuh. Hal ini dapat terjadi karena ketika manusia bergerak, maka pasti akan menciptakan kontraksi pada otot. Dengan kata lain, otot merupakan organ tubuh yang sangat diandalkan oleh manusia ketika bergerak.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) otot adalah jaringan yang kenyal dalam tubuh manusia dan hewan yang berfungsi yang berfungsi untuk menggerakkan tubuh. Dari pengertian otot berdasarkan KBBI, maka dapat dikatakan bahwa memegan peranan penting dalam pergerakan yang dilakukan oleh manusia.

 

Jenis Otot dan Ciri-Cirinya 

1. Otot Polos

jenis otot

Otot polos adalah jenis otot yang ada di dalam tubuh manusia yang di mana ketika melakukan kontraksi dilakukan dengan cara tidak sadar atau involunter. Oleh karena itu, otot polos ini dapat bergerak walaupun manusia dalam keadaan tidur. Meskipun begitu, otot polos dapat bergerak dengan teratur. Bukan hanya teratur saja, teratur saja, tetapi otot polos juga tidak cepat lelah ketika melakukan kontraksi.

Jenis otot yang satu ini memang dapat bekerja tanpa mengenal lelah, sehingga otot ini bisa bekerja secara terus-menerus. Akan tetapi, otot polos tidak memerlukan energi yang begitu banyak walaupun harus bergerak secara terus-menerus dan tidak kenal lelah, mengapa bisa begitu? Hal ini dapat terjadi karena daya yang dikeluarkan oleh otot polos tidak begitu banyak.

Otot polos bukan hanya terletak pada satu organ tubuh manusia saja, tetapi terletak pada banyak organ tubuh manusia. Adapun letak dari otot polos ini, seperti di bagian saluran pencernaan, di bagian pembuluh darah, di bagian mata, di bagian rahim atau kandung kemih, dan sebagainya.

Setiap letak dari otot polos memiliki fungsi yang berbeda-beda. Misalnya otot polos pada saluran pencernaan berfungsi untuk menjaga setiap pergerakan peristaltik, sedangkan otot polos pada mata yang berfungsi untuk menggerakkan besar kecilnya pupil. Pada bagian kandung kemih, otot polos berfungsi untuk mengeluarkan urine, dan pada bagian pembuluh darah, otot polos berfungsi untuk mengatur tekanan darah.

Setiap otot pada manusia pastinya terdiri dari banyak sel, begitu juga dengan jenis otot polos yang terdiri dari banyak sel. Sel-sel yang ada di dalam otot polos ini bisa digambarkan seperti gelondongan yang di mana pada bagian tengahnya cukup besar serta pada kedua ujung otot polos bentuknya meruncing.

Otot polos terdiri dari dua jenis otot otot polos unit tunggal dan otot polos unit ganda, lalu perbedaan dari kedua jenis otot polos itu apa? Letak perbedaan dari kedua jenis otot polos tersebut ada pada cara kerja dari sel-sel ototnya. Sel-sel otot polos unit tunggal bekerja dengan cara kolektif. Sementara itu, sel-sel otot polos unit ganda bekerja dengan cara individu atau bekerja secara sendiri-sendiri.

Ciri-Ciri Otot Polos

  1. Otot polos bekerja tanpa kenal lelah.
  2. Otot polos dapat bekerja secara tanpa sadar dan dapat bekerja pada saat sedang tidur.
  3. Otot polos memiliki sifat yang lebih elastis bila dibandingkan dengan otot lurik.
  4. Panjang dari otot polos sekitar 20 sampai 30 mikrometer.
  5. Bisa melakukan kontraksi dalam kurun waktu yang cukup panjang.
  6. Letaknya hampir di semua bagian organ tubuh.
  7. Ketika bekerja, otot polos sangat bergantung dengan sistem saraf dan hormon.
  8. Memiliki bentuk bulat di bagian tengahnya dan pada ujungnya meruncing.
  9. Memiliki ketebalan yang bisa mencapai sekitar 5 mikrometer.

 

2. Otot Jantung

jenis otot

Sama dengan namanya, maka otot jantung letaknya ada pada bagian organ tubuh jantung. Otot jantung adalah jenis otot yang letaknya sebagai penyusun dinding jantung serta memiliki fungsi untuk memompa darah dari seluruh tubuh ke jantung atau dari jantung ke seluruh tubuh. Maka dari itu, ketika otot jantung ini tidak dapat berfungsi dengan baik, maka aliran darah yang akan dipompa oleh jantung menjadi kurang maksimal, sehingga bisa menimbulkan beberapa penyakit yang cukup membahayakan, seperti sulit untuk bernapas.

Otot jantung ini terdiri dari banyak sel yang di mana umumnya berbentuk memanjang. Selain itu, otot jantung juga memiliki banyak inti sel yang di mana letaknya berada di pusat dari otot jantung. Karena letaknya yang hanya ada pada organ tubuh jantung saja, maka otot jantung sering dikenal dengan sebutan otot istimewa. Terlebih lagi, peran dari otot jantung sangatlah penting karena bisa memengaruhi semua organ dalam tubuh.

Sama halnya dengan otot polos, otot jantung ini juga dapat bergerak secara tidak sadar, sehingga akan bekerja secara terus-menerus tanpa kenal lelah. Dengan begitu, maka otot jantung dapat bekerja walaupun otak sedang tidak memerintahkannya atau pada saat kita tertidur.

Adapun cara kerja otot jantung, yaitu ketika melakukan kontraksi, maka otot jantung memompa darah untuk keluar dari jantung ke seluruh tubuh. Sedangkan ketika otot jantung melakukan relaksasi menandakan bahwa darah dari seluruh tubuh akan masuk ke jantung kembali. Sederhananya, otot jantung berfungsi melakukan sirkulasi peredaran darah pada tubuh manusia.

Selain itu, otot jantung juga berfungsi untuk melakukan pengontrolan terhadap kontraksi jantung. Hal ini dapat terjadi karena di dalam otot jantung terdapat suatu sel khusus yang sering disebut dengan alat pacu jantung atau lebih tepatnya pacemaker. Dengan adanya sel tersebut, maka detak jantung bisa dipercepat dan diperlambat untuk menyesuaikan kontraksi.

Jantung merupakan organ tubuh manusia yang sangat penting karena bisa memengaruhi organ tubuh lainnya. Maka dari itu, sama juga halnya dengan otot jantung yang memiliki peran yang sangat penting terutama dalam menjaga peredaran darah serta memompa darah.

Ciri-Ciri Otot Jantung

  1. Memiliki bentuk silinder serta bercabang.
  2. Letaknya ada pada dinding jantung dan sebagai penyusun dinding jantung.
  3. Dapat bekerja kapan saja tanpa harus diperintahkan oleh otak (bisa saat ketika tidur).
  4. Mempunyai inti sel yang letaknya ada pada bagian tengah atau pusat dari otot jantung.

 

3. Otot Lurik 

jenis otot lurik

Otot lurik adalah jenis otot yang melekat pada rangka organ tubuh manusia, sehingga jenis otot ini berfungsi untuk melakukan gerakan pada tubuh. Oleh karena itu, otot lurik juga sering dikenal dengan otot rangka. Dengan adanya otot ini, seorang manusia dapat menggerakkan tubuhnya sesuai dengan perintah otak.

Sesuai dengan namanya, jenis otot ini juga mempunyai tampilan yang menyerupai lurik atau seperti kain. Adapun warna dari otot ini adalah warna gelap atau aktin serta warna terang atau myosin. Dari kedua warna itu, kemudian membentuk pola selang-seling dan bentuknya menyerupai silinder. Selain itu, ukuran panjang otot lurik sekitar 2,5 cm dengan diameter sekitar 50 mikrometer

Jumlah inti sel pada otot lurik sangatlah banyak, yang letaknya ada bagia tepi, sehingga jenis otot ini dapat bekerja dengan keras. Meskipun dapat bekerja dengan keras, tetapi otot lurik ini perlu istirahat agar tidak menjadi lelah atau bahkan menyebabkan sebuah luka. Oleh karena itu, kita tidak boleh terlalu memaksa diri kita melakukan suatu hal jika sudah merasa lelah.

Otot lurik ini berbeda dengan otot jantung atau otot polos, di mana letak perbedaan itu? Letak perbedaan itu ada pada cara menggerakkannya, otot lurik harus digerakkan sesuai dengan perintah dari otak sedangkan otot polos dan jantung bisa bekerja tanpa perintah otak. Oleh sebab itu, ketika kita tidur, otot lurik tidak dapat bekerja dengan maksimal.

Bukan hanya sering disebut sebagai otot rangka saja, tetapi otot lurik juga sering disebut dengan nama skeletal muscle dengan pigmennya yang warnanya myoglobin. Jenis otot ini seringkali ditemukan di hampir semua bagian manusia. Bahkan, jenis otot lurik bisa juga ditemukan di hewan.

Untuk kamu yang ingin melihat otot lurik ini ada pada otot bisep dan otot trisep. Adapun letak dari kedua otot ini adalah pada bagian lengan atas tangan. Adapun jumlah dari otot lurik ini sekitar 40 persen dari massa atau berat badan manusia. Otot lurik ini juga memiliki beberapa bagian, seperti sarkoplasma, sarkolema, miofilamen, dan miofibril.

Otot lurik ini bekerja dengan cara melakukan kontraksi dan relaksasi. Fungsi dari relaksasi pada otot lurik adalah supaya bisa mengembalikan kekuatan pada otot setelah melakukan gerakan yang berat.

Ciri-Ciri Otot Lurik

  1. Otot lurik memiliki banyak sekali inti sel yang letaknya di tepi
  2. Warna dari otot lurik seperti kain yang di mana warna gelap dan terang itu membentuk pola selang-seling.
  3. Otot lurik dapat bekerja sesuai dengan perintah dari otak atau bergerak secara sadar.
  4. Memiliki panjang sekitar 2,5 cm dengan diameter 50 mikrometer.
  5. Mudah berkontraksi dan saat berkontraksi otot akan menjadi mengkerut.
  6. Terdiri dari ribuan serabut yang membentuk suatu jaringan otot.

Fungsi Otot

Setelah membahas jenis otot yang ada pada tubuh manusia, maka secara keseluruhan otot ini memiliki beberapa fungsi diantaranya:

  1. Membantu sistem pernapasan.
  2. Membantu proses sistem peredaran manusia, sehingga dapat bergerak dengan maksimal.
  3. Membantu saluran pencernaan manusia.
  4. Menjaga keseimbangan antara organ tubuh manusia.
  5. Menggerakkan anggota tubuh yang ingin digerakkan.
  6. Menjaga postur tubuh
  7. Melindungi organ-organ tubuh yang sifatnya vital.

 

Sumber :

Memahami Karakteristik Golongan Darah A, B, AB, dan O

Penentuan jenis golongan darah penting dilakukan, terutama saat transfusi darah, agar darah yang ditransfusikan tidak menimbulkan reaksi perlawanan dari tubuh. Hal ini karena setiap golongan darah memiliki karakteristik tersendiri yang membuatnya tidak bisa dicampur dengan golongan darah lain.

Pemeriksaan golongan darah bisa dilakukan melalui tes darah. Secara umum, golongan darah dibedakan menjadi empat tipe utama, yaitu A, B, AB, dan O.

Memahami Karakteristik Golongan Darah A, B, AB, dan O - Alodokter

Penentuan golongan darah ini dilakukan berdasarkan jenis antigen yang terdapat di dalam darah, yaitu antigen A dan antigen B, serta antibodi yang dihasilkan untuk menghancurkan antigen tersebut.

 

Berbagai Jenis dan Klasifikasi Golongan Darah

Secara umum, ada dua teknik yang digunakan untuk mengelompokkan darah, yaitu menggunakan sistem ABO dan rhesus. Berikut ini adalah pengelompokan golongan darah menggunakan sistem ABO:

Golongan darah A

Orang dengan golongan darah A memiliki antigen A pada sel darah merahnya. Selain itu, orang dengan golongan darah A menghasilkan antibodi untuk melawan sel darah merah dengan antigen B.

Golongan darah B

Pemilik golongan darah B memiliki antigen A pada sel darah merahnya. Orang dengan golongan darah ini menghasilkan antibodi A untuk melawan sel darah merah dengan antigen A.

Golongan darah AB

Jika memiliki golongan darah AB, ini berarti pemiliknya memiliki antigen A dan B pada sel darah merah. Hal ini juga menandakan Anda tidak memiliki antibodi A dan B pada darah.

Golongan darah O

Orang yang memiliki golongan darah O tidak memiliki antigen A dan B pada sel darah merah. Namun, orang yang memiliki golongan darah O memproduksi antibodi A dan B di dalam darahnya.

Selain klasifikasi golongan darah ABO, darah juga dapat diklasifikasikan kembali berdasarkan faktor rhesus yang dimiliki. Faktor rhesus adalah antigen atau protein yang ada di permukaan sel darah merah. Dalam sistem ini, golongan darah terbagi menjadi rhesus positif dan rhesus negatif.

Jika sel darah merah memiliki faktor Rh, golongan darah Anda adalah Rh positif. Sebaliknya, golongan darah Anda dinyatakan Rh negatif bila tidak memiliki faktor Rh.

 

Peran Golongan Darah dalam Transfusi Darah

Bila sebelumnya pemilik golongan darah O dapat mendonorkan darah kepada seseorang dengan golongan darah A, B, AB, dan O, tetapi kini tidak dianjurkan. Hal ini karena golongan darah O tetap memiliki kemungkinan untuk menghasilkan reaksi transfusi darah, meski risiko tersebut tergolong kecil.

Namun, tipe darah golongan O masih bisa digunakan sebagai transfusi darah untuk situasi darurat atau saat persediaan golongan darah dengan tipe yang sesuai tidak mencukupi.

Berbeda dengan pemilik golongan darah O yang merupakan pendonor universal, orang dengan golongan darah AB merupakan penerima darah universal. Ini artinya seseorang dengan golongan darah AB bisa mendapatkan donor darah dari golongan darah A, B, AB, atau O.

Hal ini dikarenakan pemilik golongan darah AB tidak memiliki antibodi A maupun B, sehingga tubuhnya tidak akan menghasilkan reaksi kekebalan tubuh ketika mendapatkan darah.

Di sisi lain, seseorang yang memiliki Rh negatif bisa mendonorkan darah kepada orang yang memiliki status Rh negatif dan Rh positif. Namun, pendonor dengan Rh positif hanya bisa mendonorkan darah kepada seseorang dengan status Rh positif.

Untuk penjelasan lebih lanjut, Anda bisa memerhatikan tabel berisi kecocokan antara sel darah merah pendonor dan penerima donor darah di bawah ini:

Tabel Kecocokan Sel Darah Merah Pendonor dan Penerima
Penerima Pendonor
O− O+ A− A+ B− B+ AB− AB+
O− Cocok Tidak cocok Tidak cocok Tidak cocok Tidak cocok Tidak cocok Tidak cocok Tidak cocok
O+ Cocok Cocok Tidak cocok Tidak cocok Tidak cocok Tidak cocok Tidak cocok Tidak cocok
A− Cocok Tidak cocok Cocok Tidak cocok Tidak cocok Tidak cocok Tidak cocok Tidak cocok
A+ Cocok Cocok Cocok Cocok Tidak cocok Tidak cocok Tidak cocok Tidak cocok
B− Cocok Tidak cocok Tidak cocok Tidak cocok Cocok Tidak cocok Tidak cocok Tidak cocok
B+ Cocok Cocok Tidak cocok Tidak cocok Cocok Cocok Tidak cocok Tidak cocok
AB− Cocok Tidak cocok Cocok Tidak cocok Cocok Tidak cocok Cocok Tidak cocok
AB+ Cocok Cocok Cocok Cocok Cocok Cocok Cocok Cocok

Donor dan Transfusi Plasma Darah

Transfusi darah bisa dilakukan untuk memberikan sel darah merah, sel darah putih, trombosit, atau plasma darah. Transfusi plasma darah bisa dilakukan sebagai pengobatan penyakit tertentu, misalnya terapi plasma konvalesen untuk COVID-19.

Berikut ini adalah tabel kecocokan plasma darah antara penerima dan pendonor:

Tabel Kecocokan Plasma Darah Pendonor dan Penerima
Penerima Pendonor
O A B AB
O Cocok Cocok Cocok Cocok
A Tidak cocok Cocok Tidak cocok Cocok
B Tidak cocok Tidak cocok Cocok Cocok
AB Tidak cocok Tidak cocok Tidak cocok Cocok

Mengetahui jenis darah, baik dari pendonor maupun penerima donor darah, sangat penting untuk mencegah terjadinya komplikasi. Selain itu, penting bagi ibu hamil untuk mengetahui rhesus darah bayi dalam kandungannya guna mencegah terjadinya inkompabilitas rhesus.

Inkompabilitas rhesus adalah kondisi ketika rhesus ibu dan janin berbeda, sehingga tubuh ibu menghasilkan antibodi untuk menghancurkan darah janinnya. Apabila tidak segera ditangani, kondisi ini bisa membahayakan bayi ketika lahir.

Pengaruh Golongan Darah Orang Tua terhadap Anak

Sebelumnya telah disebutkan bahwa golongan darah anak diwarisi dari gen kedua orang tua. Namun, perlu diingat bahwa golongan darah anak tidak selalu sama dengan ayah atau ibunya. Ada beberapa perpaduan golongan darah yang bisa menghasilkan jenis golongan darah berbeda.

Berikut ini adalah golongan darah yang kemungkinan dimiliki oleh anak sesuai perpaduan jenis golongan darah:

  • Bila orang tua memiliki golongan darah O dan O, anak bisa memiliki golongan darah O.
  • Bila orang tua memiliki golongan darah O dan A, anak bisa memiliki golongan darah O atau A.
  • Bila orang tua memiliki golongan darah O dan B, anak bisa memiliki golongan darah O atau B.
  • Bila orang tua memiliki golongan darah A dan A, anak bisa memiliki golongan darah O atau A.
  • Bila orang tua memiliki golongan darah A dan B, anak bisa memiliki golongan darah O, A, B, atau AB.
  • Bila orang tua memiliki golongan darah B dan B, anak bisa memiliki golongan darah O atau B.
  • Bila orang tua memiliki golongan darah AB dan O, anak bisa memiliki golongan darah A atau B.
  • Bila orang tua memiliki golongan darah AB dan A, anak bisa memiliki golongan darah A, B, atau AB.
  • Bila orang tua memiliki golongan darah AB dan B, anak bisa memiliki golongan darah A, B, atau AB.
  • Bila orang tua memiliki golongan darah AB dan AB, anak bisa memiliki golongan darah A, B, atau AB.

Mengetahui jenis golongan darah dapat bermanfaat bagi Anda maupun orang lain yang membutuhkan transfusi darah, serta bagi ibu hamil untuk mengantisipasi gangguan pada janin. Jika Anda ingin mengetahui jenis golongan darah Anda, berkonsultasilah dengan dokter untuk melakukan pemeriksaan golongan darah.

 

Sumber :

Alasan Penemu Sistem Golongan Darah Dibedakan Jadi Empat Golongan

Karl Landsteiner (14 Juni 1868 – 26 Juni 1943) adalah seorang ilmuwan berkebangsaan AustriaAmerika.[1] Lahir sebagai seorang Yahudi, Karl Landsteiner mengubah kepercayaan agamanya menjadi seorang Katolik Roma pada tahun 1890. Ialah tokoh yang menemukan bahwa darah manusia terbagi menjadi 4 jenis golongan yang sekarang dikenal dengan golongan darah O, A, B, dan AB. Dengan penemuannya tersebut, orang dapat mentransfusi darahnya dengan aman dan tidak sembarangan dalam mentransfusi darah.[1]

Setelah berhasil mengelompokkan golongan darah, Landsteiner mengembangkan penemuannya lewat metode transfusi darah bersama Alexander S. Wiener pada 1937, Landstainer berhasil melakukan percobaan transfusi darah ini tanpa membahayakan pasien. Meski penemuan Karl Landsteiner saling berkesinambungan, tetapi satu yang paling ditandai dunia adalah transfusi darah. Wajar kalau setelah meninggal, Landstiner dijuluki sebagai bapak transfusi oleh sebagian besar pihak. Meski sudah berkontribusi banyak, tetapi Landsteiner tak lantas puas. Dalam perjalanannya mengabdi di dunia kesehatan, ia bersama Constantin Levaditi dan Erwin Popper menemukan virus polio pada tahun 1909. Tak heran dengan rentetan prestasi gemilang, lelaki yang tutup usia di New York, Amerika Serikat ini kebanjiran penghargaan. Setelah menyabet nobel prize di bidang fisiologi pada 1930, ia juga memperoleh Lasker Award pada 1946

Karl Landsteiner nobel.jpg

Pada tahun 1900 Karl Landsteiner menemukan bahwa darah dua orang dalam kontak menggumpal, dan pada tahun 1901 ia menemukan bahwa efek ini disebabkan oleh kontak darah dengan serum darah. Akibatnya ia berhasil mengidentifikasi tiga golongan darah A, B dan O, yang ia sebut C, darah manusia. Landsteiner juga menemukan bahwa transfusi darah antara orang-orang dengan golongan darah yang sama tidak menyebabkan kerusakan sel-sel darah. Berdasarkan temuannya, pada tahun 1907 transfusi darah pertama berhasil dilakukan oleh Reuben Ottenberg di Rumah Sakit Mount Sinai di New York.

Mengapa Darah Manusia Dibedakan Jadi Empat Golongan. A, B, AB, dan O?

Mengapa harus ada penggolongan darah? Kemudian apa itu rhesusnya? Yang jelas darah bukan dibagi jadi empat golongan buat gampang bedain sifat orang.

Ternyata darah dibagi jadi empat golongan supaya enggak berantem dalam tubuh. Yap, biar enggak berantem. Soalnya jika ada darah yang berbeda golongan masuk ke dalam tubuh, darah tersebut nantinya akan menggumpal dan menyebabkan kematian.

Fakta tersebut ditemukan oleh ilmuwan bernama Karl Landsteiner di awal abad ke-20. Dilansir dari laman BBC, ia awalnya membagi darah jadi tiga golongan, A, B, dan C.

Darah C ini nantinya dikenal sebagai golongan darah O. Beberapa tahun setelah penemuan Landsteiner, peneliti lain menemukan bahwa masih ada satu golongan darah lagi yaitu AB.

Mengapa darah yang golongannya berbeda dapat menggumpal ketika disatukan? Ini karena masing-masing golongan darah memiliki antigen dan antibodinya masing-masing. Antigen dan antibodi ini saling bertolakbelakang.

Jadi orang bergolongan A memiliki antigen A dan antibodi B. Golongan B memiliki antigen B dan antibodi A. Golongan B memiliki antigen AB namun tidak memiliki antibodi. Lalu golongan O tidak memiliki antigen (aktif) dan memiliki antibodi A dan B.

Jadi kalau antibodi mendeteksi ada antigen yang memiliki identitas yang sama, mereka akan menyerang sel darah tersebut. Inilah yang menyebabkan penggumpalan darah yang dapat berujung kematian.

Tapi penggolongan darah tak berhenti sampai situ saja. Ilmuwan bernama Philip Levine menemukan bahwa masing-masing golongan pun masih memiliki perbedaan. Perbedaan tersebut nantinya ia bahasakan dengan nama rhesus.

Rhesus ini juga akan mempengaruhi kecocokan masing-masing darah. Oleh sebab itu saat mendonorkan darah, tak hanya golongan darah kita saja yang dicek. Tetapi rhesusnya juga.

darah

Berbagai Jenis dan Klasifikasi Golongan Darah

Secara umum, ada dua teknik yang digunakan untuk mengelompokkan darah, yaitu menggunakan sistem ABO dan rhesus. Berikut ini adalah pengelompokan golongan darah menggunakan sistem ABO:

Golongan darah A

Orang dengan golongan darah A memiliki antigen A pada sel darah merahnya. Selain itu, orang dengan golongan darah A menghasilkan antibodi untuk melawan sel darah merah dengan antigen B.

Golongan darah B

Pemilik golongan darah B memiliki antigen A pada sel darah merahnya. Orang dengan golongan darah ini menghasilkan antibodi A untuk melawan sel darah merah dengan antigen A.

Golongan darah AB

Jika memiliki golongan darah AB, ini berarti pemiliknya memiliki antigen A dan B pada sel darah merah. Hal ini juga menandakan Anda tidak memiliki antibodi A dan B pada darah.

Golongan darah O

Orang yang memiliki golongan darah O tidak memiliki antigen A dan B pada sel darah merah. Namun, orang yang memiliki golongan darah O memproduksi antibodi A dan B di dalam darahnya.

Selain klasifikasi golongan darah ABO, darah juga dapat diklasifikasikan kembali berdasarkan faktor rhesus yang dimiliki. Faktor rhesus adalah antigen atau protein yang ada di permukaan sel darah merah. Dalam sistem ini, golongan darah terbagi menjadi rhesus positif dan rhesus negatif.

Jika sel darah merah memiliki faktor Rh, golongan darah Anda adalah Rh positif. Sebaliknya, golongan darah Anda dinyatakan Rh negatif bila tidak memiliki faktor Rh.

Tabel Kecocokan Plasma Darah Pendonor dan Penerima
Penerima Pendonor
O A B AB
O Cocok Cocok Cocok Cocok
A Tidak cocok Cocok Tidak cocok Cocok
B Tidak cocok Tidak cocok Cocok Cocok
AB Tidak cocok Tidak cocok Tidak cocok Cocok

 

 

Sumber :

  • https://www.uma.ac.id/
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Karl_Landsteiner
  • https://merahputih.com/post/read/mengapa-darah-manusia-dibedakan-jadi-empat-golongan-a-b-ab-dan-o-ini-alasannya